Niat Wawancara Anies, Malah Ada Insiden Pelecehan: Memalukan! Rakernas Partai Mengatasnamakan Ummat, Tapi Marwah Perempuan Terlecehkan...

Niat Wawancara Anies, Malah Ada Insiden Pelecehan: Memalukan! Rakernas Partai Mengatasnamakan Ummat, Tapi Marwah Perempuan Terlecehkan... Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Partai Ummat tengah menjadi salah satu perbincangan hangat akibat insiden yang terjadi di sela kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) I di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Selasa (14/2/2023).

Sebagai informasi, seorang jurnalis wanita yang berinisial D diduga mengalami pelecehan seksual oleh oknum saat ia ingin bergabung melakukan wawancara dengan Anies Baswedan yang menghadiri acara itu.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Ribuan Kader PDIP Jateng Ziarah ke Makam Bung Karno, Kok Ganjar Enggak Ikut?

Di lokasi wawancara itu sendiri memang ramai dan berdesak-desakan, terlebih para peserta yang hadir di rakernas Partai Ummat juga mendekati eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Sebenarnya, Partai Ummat disebut telah menyediakan tempat konferensi pers untuk Anies. Akan tetapi, bakal calon presiden (bacapres) 2024 itu memilih diwawancarai di luar ruangan.

Juru bicara Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya, pun sudah mengonfirmasi kejadian tersebut. Namun, ia menyebut perlakuan itu dilakukan oleh penyusup.

“Ah enggak mungkin (kader Partai Ummat), kapan kader Partai Ummat (melakukan pelecehan seksual), itu pasti penyusup itu,” ujarnya kemarin.

Mustofa sendiri mengaku pihaknya telah meminta maaf kepada redaktur dan jurnalis yang bersangkutan. Ia menjelaskan kejadian pelecehan itu terjadi saat wartawan tengah berdesakan dengan para pendukung di luar gedung saat ingin mewawancarai Anies.

Baca Juga: Divonis 15 Tahun Penjara oleh Majelis Hakim, Ayah Brigadir J Sebut Kuat Maruf Pura-pura Bodoh dan Berbelit-belit

Mengetahui kejadian tersebut, pegiat media sosial, Jhon Sitorus, terang-terangan menyebut Partai Ummat memalukan. Ia juga menyinggung soal pernyataan mereka yang dengan bangga mengakui melakukan politik identitas.

“MEMALUKAN sekali, Rakernas partai mengatasnamakan Ummat tetapi ada marwah perempuan yang TERLECEHKAN,” ujarnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @Miduk17 pada Rabu (15/2/2023).

Ia melanjutkan, “Semoga tidak terulang kembali, apalagi berbangga diatas POLITIK IDENTITAS sekaligus membudayakan PELECEHAN. Penting utk MENGEDUKASI, bukan hanya sekadar EUFORIA POLITIK IDENTITAS.”

Cuitan yang kini telah dilihat lebih dari 8.000 kali itu kemudian memicu berbagai macam balasan dari netizen yang juga mengecam aksi tersebut.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover