Pegiat Media Sosial Jhon Sitorus menanggapi kabar bahwa adanya pelecehan seksual yang menimpa seorang jurnalis perempuan pada Rakernas Partai Ummat yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (14/2/2023).
Jhon menilai hal tersebut memalukan, dimana rakernas partai yang mengatasnamakan Ummat, namun justru ada marwah perempuan yang terlecehkan.
“MEMALUKAN sekali, Rakernas partai mengatasnamakan Ummat tetapi ada marwah perempuan yang TERLECEHKAN,” cuitan Jhon dalam akun Twitternya, Rabu (15/2/2023).
Ia berharap agar kejadian tersebut tak terulang kembali. Apalagi, Partai Ummat yang berbangga dengan politik identitas dan membudayakan pelecehan.
“Semoga tidak terulang kembali, apalagi berbangga diatas POLITIK IDENTITAS sekaligus membudayakan PELECEHAN. Penting utk MENGEDUKASI, bukan hanya sekadar EUFORIA POLITIK IDENTITAS,” lanjutnya.
Sebelumnya, atas kejadian pelecehan tersebut, Juru Bicara DPP Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya telah menyampaikan permintaan maaf kepada perempuan jurnalis yang tengah bertugas tersebut.
MEMALUKAN sekali, Rakernas partai mengatasnamakan Ummat tetapi ada marwah perempuan yang TERLECEHKAN
— Jhon Sitorus (@Miduk17) February 14, 2023
Semoga tidak terulang kembali, apalagi berbangga diatas POLITIK IDENTITAS sekaligus membudayakan PELECEHAN
Penting utk MENGEDUKASI, bukan hanya sekadar EUFORIA POLITIK IDENTITAS pic.twitter.com/cYXkDGaooN