Sama-sama Terlibat Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Tetap Jadi Polisi, Gimana Nasib Ricky Rizal? Nggak Disangka Begini Penjelasan Polri

Sama-sama Terlibat Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Tetap Jadi Polisi, Gimana Nasib Ricky Rizal? Nggak Disangka Begini Penjelasan Polri Kredit Foto: Dwi Lucy Susetiowati

Polri belum mengagendakan sidang etik terhadap Bripka Ricky Rizal Wibowo yang menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Melansir Antara, hal ini disebabkan Polri masih menunggu sidang banding Ricky Rizal sampai putusan pidananya dinyatakan inkrah.

"Kami masih menunggu sidang bandingnya. (Sidang etik) nanti menunggu putusan inkrah," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta pada Rabu (22/2/2023).

Polri telah melaksanakan sidang etik terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E). Putusan sidang etik menjatuhkan sanksi demosi selama satu tahun. Dengan putusan itu, Bharada E masih dipertahankan sebagai bagian dari Korps Bhayangkara.

Sidang etik terhadap Bharada E dilakukan setelah putusan pidananya di pengadilan tingkat pertama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan inkrah.

Baca Juga: Kakak Brigadir J Blak-blakan Keluarga Nggak Bisa Cepet Terima Vonis Ringan Bharada E, Netizen Geram: Jangan Sampe Orang Hilang Respect!

Putusan tersebut dinyatakan inkrah setelah terdakwa dan jaksa penuntut umum menyatakan menerima putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis pidana penjara selama satu tahun enam bulan kepada Bharada E

Sementara itu, Ricky Rizal Wibowo divonis pidana penjara 13 tahun, lebih berat dari putusan Eliezer, sehingga yang bersangkutan menyatakan banding.

Perkara pembunuhan berencana Brigdir J melibatkan lima orang terdakwa, selain Bharada E dan Ricky Rizal Wibowo, juga ada Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, serta Kuat Ma'ruf.

Sama seperti Ricky Rizal, tiga terdakwa lainnya dijatuhi vonis lebih berat dari tuntutan jaksa. Ferdy Sambo divonis pidana hukuman mati, Putri Candrawathi divonis 20 tahun penjara dan Kuat Ma'ruf pidana 15 tahun. Ketiganya juga sama-sama mengajukan banding atas putusan tersebut.

Dalam perkara ini, Ferdy Sambo, selaku atasan Ricky Rizal Wibowo dan Bharada E telah lebih dulu disidang etik pada 24 Agutus 2022 dijatuhkan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover