Video mencatut bakal capres Partai NasDem Anies Baswedan beredar di media sosial lewat pengguna akun Twitter yang dibagikan pada 22 Februari 2023.
Video dilengkapi narasi yang seolah mengeklaim bahwa Anies mengaku dekat dengan aliran sesat Kristen Alfa Omega Papua.
"Bisa dilihat si onta yaman nggak peduli itu apa yang penting dapat suara. Segala cara demi kekuasaan," demikian bunyi narasi dalam video.
Saksikan..!! hotman paris pelakor 56 m bapaknya mario dandy satrio pic.twitter.com/fBF1WIhx1H
— Cindy Emilia (@CindyEeemilia) February 22, 2023
Setelah dilakukan penelusuran untuk cek fakta, tidak benar Anies dekat dengan aliran sesat Kristen Alfa Omega Papua.
Video turut memuat hasil tangkapan layar artikel dari Katalogika.com. Setelah ditelusuri, artikel itu menerima informasi terkait dari pegiat media sosial Ade Armando lewat tayangan kanal Cokro TV pada Desember 2022 lalu.
Baca Juga: Ngotot Usul AHY Buat Jadi Cawapres, Demokrat: Tentu Saja Untuk Bisa Menang, Sebaiknya Anies-AHY!
Ade menyebut Kristen Alfa Omega yang dikunjungi Anies, sebagai aliran sesat yang dipimpin seorang imam bernama Apus (sudah wafat). Ajaran Apus diikuti 100 orang pengikutnya dengan nama Kristen Doa Alfa Omega.
Pengikut aliran tersebut berdoa di atas batu yang dipercaya sebagai tempat persemayaman Tuhan. Mereka juga meyakini hubungan badan bukan suami istri dapat meningkatkan ketaqwaan.
Namun, informasi yang disampaikan oleh Ade Armando itu keliru. Ade kemudian mengunggah video klarifikasi dan menyebut Alfa Omega yang menerima Anies bukan organisasi yang menyesatkan.
Seperti diketahui, Anies mengunjungi rumah doa Alfa Omega di Sentani, Jayapura, pada 9 Desember 2022. Pimpinan rumah doa tersebut, Pendeta Robert Nerotumilena mengaku sudah kenal lama dengan Anies.
Dengan demikian, video dengan klaim Anies dekat dengan aliran sesat Alfa Omega adalah tidak benar. Faktanya, rumah doa Alfa Omega yang dikunjungi Anies bukan organisasi menyesatkan.