Kesaksian Mimi, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Simak!

Kesaksian Mimi, Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Simak! Kredit Foto: Al Musthafa Gustar's

Sebelum keluar rumah, Mimi memang mendengar setidaknya 3 kali suara petir. Kondisi memang tengah turun hujan. Setelah memastikan bau berasal dari kebakaran, Mimi langsung membangunkan anak-anaknya di dalam rumah.

Dia juga langsung melepas mukena yang tengah dikenakannya dan dimasukan ke dalam kresek untuk ditenteng. Anak-anak Mimi langsung berlarian keluar rumah. Sedangkan Mimi pergi dengan sepeda motor.

Masalah tak selesai begitu saja.

Suasana di jalan keluar perkampungan sudah sangat padat tidak karuan, penuh sesak oleh warga yang berusaha menyelamatkan diri.

Motor Mimi bahkan sampai terperosok ke selokan kecil. Dengan sekuat tenaga, Mimi menarik kembali motornya agar bisa melaju kembali. Butuh waktu setidaknya 1 jam untuk Mimi bisa keluar hingga jalan raya. Padahal jika kondisi normal, jarak antara rumah Mimi ke jalan raya hanya sekitar 5 menit perjalanan.

“Kasihanya yang lansia, yang struk, jalannya diseret-seret saya bantu, naik ke atas motor, kakinya keseret kasihan ada yang pake babywalker yang kaki 3 itu,” pungkas Mimi.

Sebelumnya, Depo Pertamina di Plumpang, Jakarta Utara, mengalami kebakaran. Api yang membesar dan asap hitam terlihat membumbung tinggi di udara.

Hal itu dikonfirmasi pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan (Gulkarmat) DKI Jakarta.

Corporate Secretariat Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengonfirmasi kebenaran peristiwa kebakaran di kawasan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara.

Adapun terkait penyebabnya, Irto menyebut pihaknya belum mengetahui. Pasalnya saat ini hal yang sedang diupayakan adalah pemadaman.

“Sedang upayakan pemadaman dulu. Kita belum tahu penyebabnya. Mohon doanya,” kata Irto saat dikonfirmasi, Jumat (3/3).

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini