Putusan Kontroversial PN Jakpus Tunda Pemilu 2024, Tak Lepas dari Keinginan Orang-orang di Istana?

Putusan Kontroversial PN Jakpus Tunda Pemilu 2024, Tak Lepas dari Keinginan Orang-orang di Istana? Kredit Foto: Antara/Dedhez Anggara

Putusan kontroversial Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilu 2024 tak lepas dari keinginan Istana.

Sebab wacana tunda pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode bermula dari aspirasi orang-orang Istana.

Analis Sosial Politik UNJ, Ubedilah Badrun, menilai hal itu dapat terbaca dari kronologi wacana penundaan pemilu. Artinya Istana tidak bisa lepas tangan menyikapi putusan pengadilan yang seolah menunjukkan wacana tunda pemilu mendapat legitimasi hukum.

“Putusan menunda pemilu tersebut jika kita cermati senada atau serupa dengan keinginan orang-orang Istana,” kata Ubed di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).

Baca Juga: Ahok Pernah Ngomong Lantang Ingatkan Anies Soal Kawasan Tanah Merah di Dekat Depo Pertamina Plumpang: Akhirnya, Bikin Rugi Diri Sendiri

Baca Juga: Apa Itu Tourette?

PN Jakpus mengabulkan seluruh permohonan Partai Prima melawan KPU. Dalam putusannya, tiga majelis hakim yang mengadili yakni hakim T Oyong (ketua), Bakri dan Dominggus Silaban (anggota) diyakini banyak kalangan telah melampaui wewenang.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover