Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menemui Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Kabupaten Bogor.
Setelah melakukan pertemuan tertutup itu, Surya Paloh mengatakan, keduanya memiliki kesepahaman terkait komunikasi yang harus terus dijaga.
"Hubungan yang kami miliki itu harus bisa terjaga sedemikian rupa, untuk apa? tidak hanya memberikan benefit kepada kami berdua semata-mata atau kedua parpol ini, tapi ada kepentingan yang lebih besar menjaga agar spirit semangat kebangsaan dan nasionalisme," ujar Surya pada Minggu (5/3/2023).
Baca Juga: Surya Paloh Temui Prabowo Subianto, Ternyata ini yang Dibahas: Kita Sepakat...
Baca Juga: Penemu Gaya Gravitasi: Sir Isaac Newton
Selain itu menurutnya, membangun kesadaran publik dan membangun kedewasaan dalam berpolitik tidak kalah pentingnya dengan hubungan komunikasi yang mereka perankan untuk memberikan kontribusi bagi negara.
Diketahui, pertemuan itu berlangsung tertutup selama tiga jam. Setelah itu, Prabowo mengatakan keduanya bersepakat untuk menghormati keputusan masing-masing partai politik.
"Saya berbicara cukup luas, cukup mendalam, kita dapat suatu kesimpulan tertentu. Kita sepakat untuk saling menghormati keputusan politik masing-masing, kita sepakat bahwa kita ingin suasana bangsa dan negara selalu dalam keadaan damai, dalam keadaan rukun," ujar Prabowo di kediamannya.
Baca Juga: Surya Paloh Sambangi Markas Prabowo di Hambalang, Ujang Komarudin Bongkar Maksud dan Tujuannya
Menurutnya, persaingan dalam pemilihan umum (Pemilu) merupakan hal yang lumrah dan tak boleh takut dengan oposisi.
"Bahwa persaingan, rivalitas itu perlu, bahwa juga kita tidak boleh takut dengan oposisi, tapi oposisi yang selalu konstruktif, selalu damai, dan selalu dalam kerangka NKRI, dan selalu dalam kerangka Pancasila, selalu dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika," katanya.
Baca Juga: Bukan Selfie, Ternyata Ini Pengakuan AG Saat Didekat Kepala David Abis Dianiaya Mario Dandy!
Sebenarnya, Prabowo dan Surya Paloh sendiri sudah bersahabat sejak lama, bahkan sebelum keduanya masuk ke dunia politik.
"Ini sebetulnya pertemuan dua sahabat yang kebetulan hari ini kita berkecimpung di bidang politik sebagai keterpanggilan kita sebagai warga negara. Sebagai patriot ingin berbakti kepada bangsa dan negara," kata dia.