PJ Gubernur DKI Heru Budi Malah Pilih Mobil ini, Padahal Dapat Jatah Kendaraan Dinas Jeep Land Cruiser yang Nilainya Rp2 Miliar

PJ Gubernur DKI Heru Budi Malah Pilih Mobil ini, Padahal Dapat Jatah Kendaraan Dinas Jeep Land Cruiser yang Nilainya Rp2 Miliar Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus Setyono mengungkap bahwa Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono justru lebih memilih mobil dinas merek Toyota Innova. 

Padahal, standar mobil yang bisa dianggarkan oleh Pemprov DKI tahun ini untuk Gubernur adalah dua mobil jenis sedan dan jip. Untuk satu unit jip saja Pemprov mematok anggaran Rp2,3 miliar.

"Terkait penyediaan kendaraan dinas perorangan gubernur di DKI, PJ Gubernur hanya meminta disediakan mobil dinas standar Kijang Innova, di bawah standar kendaraan dinas gubernur, yaitu jeep dan sedan,” kata Joko dalam keterangannya yang dikutip Senin (6/3/2023).

Baca Juga: Gebukin David Sampai Terkapar Tak Berdaya, Rupanya Sosok ini yang Teriaki 'Woi Stop' ke Mario Dandy!

Ia mengungkap, standar kendaraan dinas perorangan gubernur di seluruh Indonesia telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintahan Daerah, yakni berupa satu unit jip berkapasitas 4.200 cc dan satu unit sedan berkapasitas 3.000 cc.

Hal tersebut juga berlaku untuk Pemprov DKI Jakarta, di mana telah diatur lebih lanjut dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 119 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Kendaraan Dinas, di mana gubernur disediakan kendaraan dinas perorangan berupa satu jeep dan satu sedan.

"Pada era gubernur-gubernur sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta sudah menggunakan mobil Jeep Land Cruiser (Jeep LC) dengan kisaran harga Rp 2,3 miliar,” katanya.

Baca Juga: Gak Risau Surya Paloh Temui Prabowo Subianto, PKB Ungkap Hal Ini!

Selain itu, pihaknya sudah melakukan pengalihan kepemilikan kendaraan dinas dulu kepada gubernur sebelumnya yang menjabat lebih dari 4 tahun.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 84 Tahun 2014 tentang Penjualan Barang Milik Negara atau Daerah Berupa Kendaraan Perorangan Dinas.

Baca Juga: Pelanggaran Etik Sudah Terang Benderang, Komisi Yudisial Didesak Tindak Tegas Hakim yang Kasih Putusan Tunda Pemilu

Maka, tahun 2023 ini Pemprov DKI kembali menganggarkan kendaraan dinas perorangan gubernur sesuai dengan standar yang tertuang dalam Permendagri dan Pergub yang berlaku. Tapi, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) No.7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional Pemerintah, semua pejabat negara dan daerah disarankan untuk menggunakan mobil listrik.

"Sehingga sampai saat ini penyediaan kendaraan dinas perorangan gubernur belum dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan penyesuaian pergub terkait pengelolaan kendaraan dinas," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover