Dana Sebesar Rp300 Triliun di Kemenkeu Jadi Sorotan Publik, Faizal Assegaf Beri Sindiran Keras, Kalimatnya Menohok

Dana Sebesar Rp300 Triliun di Kemenkeu Jadi Sorotan Publik, Faizal Assegaf Beri Sindiran Keras, Kalimatnya Menohok Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Kritikus Faizal Assegaf memberikan sindiran keras ke Menkeu Sri Mulyani. Menurutnya Sri Mulyani getol menuding Islam radikal dan saat ini Menkeu tersebut sedang terjerat skandal Rp300 Triliun.

“Getol tuding Islam radikal, kini ratu utang Sri Mulyani terjerat skandal Rp300 Triliun,” ujarnya dikutip Populis.id dalam unggahannya di Twitter, pada Jumat (10/3).

Baca Juga: PKS Tak Terima Dengar Omongan Yusril yang Sebut Parpol Selain PBB dan PDIP adalah Partai Pragmatis: Apa Maksudnya?

“Sri Mulyani alias RATU UTANG dengan sombong pamer diri rangkap 30 jabatan. Sok paling hebat & bertindak suka-suka menabrak UU. Di balik perilaku rakus kekuasaa tersebut menyimpan aneka kejahatan luar biasa di Kemenkeu” lanjutnya.

“Mulai dari skandal pamer kekayaan bawahannya, coper-coper duit pajak hingga terbongkar aliran uang haram 300 triliun” ucapnya.

“Rangkaian kebrutalan korupsi tersebut selama ini tertutup rapi dengan modus biadab getol menuding umat Islam radikal-radikul,” katanya.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa satu per satu kejahatan yang disembunyikan terbongkar.

“Kini ratu utang menuai kemarahan publik. Bergaya paling bersih dan jago ngoceh, ternyata hanyalah cara untuk menutupi busuknya watak korup yang sangat bengis di Kemenkeu,” beber Faizal Assegaf.

“Bukan pertama kali skandal besar menyeret Sri Mulyani. Tapi, pasca Pilpres 2009, misionaris IMF tersebut diduga menjadi operator dalam kasus Bank Century Rp6,7 triliun” ucapnya.

“Ihwal kasus maling uang rakyat tersebut juga menyeret mantan Wapres Bodeono selaku eks Gubernur Bank Indonesia. Tapi, kedua aktor mirip belut, bergerak licin dan lolos dari tanggungjawab. Dugaan publik 'dilindungi SBY',” lanjut aktivis 98 tersebut.

“Kini si Ratu Utang kembali membuat keonaran yang super dahsyat. Markas 'depkolektor negara' yakni Ditjen Pajak & Bea Cukai serta kawanan Kemenkeu terseret aliran skandal Rp300 T,” ucapnya.

“Sri Mulyani yang gemar menggunakan topeng anti korupsi, terbukti dalam waktu yang lama membiarkan loyalinya menggarong uang rakyat” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa Kejahatan 300 T terbongkar jelang pemilu 2024. Luar biasa besar dan harus diusut tuntas.

“Umat Islam yang kalian hinakan & zalimi, kini menyaksikan dengan sangat jelas bahwa Kemenkeu menjadi sarang iblis berdasi. Para garong dan bandit pencuri uang negara bersekutu di balik topeng toleransi,” tutupnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover