Kelakuan Agnes Gracia kembali dibongkar oleh pasangan suami istri Natali dan Rudi ketika aksi penganiayaan keji kepada David Ozora yang dilakukan Mario Dandy. Natali dan Rudi adalah saksi mata yang menyelamatkan nyawa David dari peristiwa ini.
Kesaksian pasangan suami istri ini diceritakan oleh Nong Andah Darol Mahmada salah satu tokoh yang selama ini aktif mengawal kasus penganiayaan David. Menurutnya, Agnes Gracia saat itu sama sekali tak punya niatan untuk membantu David yang sudah tak sadarkan diri.
Pernyataan ini sekaligus membantah kabar yang menyebut Agnes Gracia sempat memapah David dan meletakan kepala korban di pangkuannya setelah yang bersangkutan pingsan karena dihajar secara brutal sama Mario Dandy.
Agnes kata Nong ketika itu hanya menggunakan tangannya untuk mempah kepala David di mana posisi tersebut membuat David jelas tak nyaman karena posisinya yang kurang pas sebab saat itu memang kepalanya cidera parah setelah ditendang berulang-ulang oleh Mario Dandy.
Melihat kondisi itu, Natali kata Nong langsung berteriak ke Agnes Gracia untuk menaruh kepala David di pangkuannya, namun Agnes seketika menolak permintaan tersebut dengan berbagai alasan.
"Padahal David waktu itu sudah pingsan dan ngga sadar. Tapi AG bukannya kasih pahanya, dia hanya nyorongin tangannya yang menurut mbak Natali ini bikin David nggak nyaman. Mbak Natali waktu cerita ke saya, mengistilahkan kalau kita tidur saja apalagi ini mungkin cidera, harus extra hati-hati posisi kepala itu kan harus benar-benar dibuat nyaman. Karena melihat kondisi di awal itulah yg membuat mbak Natali terbayang2 terus kondisi wajah David," ujar Nong Andah dalam sebuah unggahan di instagramnya @nongandah di lansir Senin (13/3/2023).
Nong melanjutkan, melihat kondisi David yang sangat memprihatinkan Natali dan Rudi bersama salah satu petugas keamanan komplek rumah langsung melarikan David ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.
Natali lanjut Nong saat justru trauma dan merasa bersalah lantaran David Ozora dianiaya ketika anak 17 tahun ini memang sedang bertamu ke rumah mereka. David dan anak Natali memang berteman akrab.
"Suaminya, mas Rudi, selalu menghiburnya. ambil hikmahnya, seandainya penganiayaannya ngga dikomplek rumah kita mungkin david benar-benar lewat ngga bisa terselamatkan. Bayangkan, kalo seandainya David dianiaya di Lebak Bulus atau di tempat lain, David ngga ada yg menolong, ngga ada mbak Natali dan mas Rudi," sambung dia.
"Terima kasih banyak mbak Natali dan mas Rudi, juga buat semua pihak yang terus mendoakan dan support David," tambahnya memungkasi.