Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD blak-blakan mengatakan Rafael Alun Trisambodo terdeteksi sedang bolak balik ke sebuah bank dalam satu dua hari belakangan ini.
Rafael Alun disebut mondar mandir ke Bank tersebut lantaran ingin menyelamatkan harta kekayaannya yang selama ini ia sembunyikan, eks pejabat Pajak Kementerian Keuangan itu diketahui menyimpan safe deposit box Rafael senilai Rp37 miliar di Bank tersebut.
Mahfud mengatakan, langkah Rafael yang ingin menyelamtkan harta tersembunyinya itu rupanya ketahuan sama PPATK, sehingga saat dirinya ingin membuka box tersebut lembaga terkait langsung memblokirnya.
“Beberapa hari sudah bolak-balik tuh dia (Rafael) ke deposit box itu. Terus pada suatu pagi dia datang ke bank membuka itu, langsung diblokir oleh PPATK,” kata Mahfud kepada wartawan dilansir Populis.id Senin (13/3/2023).
Mahfud mengatakan, dengan adanya temuan baru tersebut, maka kuat dugaan Rafael Alun memang selama ini melakukan praktik pencucian uang. Dia menegaskan penyimpanan uang oleh Rafael ini di luar kuasa menteri. Mahfud mengatakan pihak PPATK akan menindaklanjuti hal ini.
"Itu bukti pencucian uang seperti itu. Menteri bisa tidak tahu ada uang itu, itu di luar kuasa menteri. Kan orang menyimpan uang ratusan miliar di deposit box itu kan menteri nggak tahu, nanti yang tahu akan PPATK," pungkas Mahfud.
Dihubungi terpisah, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana membenarkan adanya temuan uang puluhan miliar tersebut. Namun dia enggan mendetialkan temuan tersebut karena berbagai alasan. Namun yang jelas deposit box itu berisi uang tunai dolar Amerika.
“Ya, (ada temuan deposit box milik Rafael Alun,” ujar Ivan.