Beri Peringatan Keras, DPRD Minta Heru Budi Tidak Lepas Tangan Soal Nasib Pengungsi Korban Kebakaran Plumpang

Beri Peringatan Keras, DPRD Minta Heru Budi Tidak Lepas Tangan Soal Nasib Pengungsi Korban Kebakaran Plumpang Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta Pemerintah Provinsi DKI di bawah kendali Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono tidak lepas tangan terhadap para korban kebakaran Plumpang yang kini masih bertahan di tenda pengungsian.

Ara sapaan akrab Anggara, meminta ada tindakan dan kebijakan yang progresif dari Pemprov DKI dalam menangani hal-hal kedaruratan seperti halnya peristiwa kebakaran. Terkait para pengungsi, ia mendesak agar kebutuhan dasarnya  dipastikan terpenuhi.

Baca Juga: Beda dari Anies, PSI Akui Jokowi Berhasil Atasi Pandemi Covid-19: Bukan Hanya Jakarta, Bahkan Indonesia Jadi Lebih Stabil

Ketua Fraksi PSI itu juga mendesak Pemprov DKI untuk bergerak aktif melayani sejumlah persoalan yang dialami pengungsi. Ia sendiri menyoroti soal dokumen-dokumen penting milik warga yang kemarin ikut terbakar.

"Nah itu Pemprov harus menjemput bola memastikan bahwa masalah kependudukan masalah identitas, pendataan itu harus di pastikan," ujar Ara kepada wartawan, Selasa (14/3/2023).

Baca Juga: Ridwan Kamil: Saya Mendukung Pak Airlangga Sebagai Capres Golkar...

Apalagi banyak korban yang masih dalam usia pendidikan. Oleh sebab itu, Ara tidak ingin aktivitas pendidikan para korban di pengungsian terganggu. Apalagi, sebentar lagi sudah mau memasuki masa-masa penerimaan peserta didik baru (PPDB).

"Mesti kita ingat beberapa bulan mendatang ada PPDB, jadi dokumen-dokumen tersebut udah jadi hal wajib yang harus tersedia," ujarnya.

Begitu juga soal kebutuhan pakaian dan seragam sekolah. Ara berharap hal itu tidak luput dari perhatian Pemprov DKI. 

"Itu juga perlu jadi perhatian yang saya berharap pemerintah tidak lepas tangan walaupun memang mungkin pasti ada satu dua pihak yang memberi bantuan itu, tapi lebih bijaksana kalau Pemprov bisa hadir di tengah-tengah masyarakat seperti itu," pungkasnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Tak Setuju Pemilu Ditunda: Harganya Mahal...

Sebagai informasi, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan bahwa sampai saat ini masih ada 82 orang korban kebakaran Plumpang yang masih memilih bertahan di Posko Pengungsian RW 09 di Rawa Badak Selatan.

Sementara, merujuk data Dinas Dukcapil DKI Jakarta, posko PMI Jakarta Utara dan RPTRA Rasela telah melayani 442 layanan. Mulai dari cetak KTP, KK, pendaftaran identitas kependudukan digital (IKD), permohonan akta kelahiran, kematian, hingga konsultasi.

Terakhir, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, hingga pukul 18.00 WIB, korban meninggal 20 jiwa. Sedangkan sebanyak 25 orang sedang dalam penanganan tim medis di 4 rumah sakit.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover