David Ozora hingga saat ini masih dinyatakan koma dan masih menjalankan perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan setelah dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy. David Ozora sudah 22 hari dinyatakan koma terhitung hingga hari ini Selasa (14/3/2023).
Kondisi terbaru David ini disampaikan langsung oleh perwakilan keluarga Alto Luger. Dia mengatakan David memang belum sadarkan diri namun mengenai kondisi medis anak 17 tahun ini nantinya dijelaskan pihak rumah sakit.
"Tadi pagi aku baru cek ke rumah sakit ke Bapaknya David. Jadi posisinya adalah yang pasti kondisi status medis itu yang berhak menjelaskan, dokter ya. Tapi dari keluarga sampai dengan pagi ini David masih belum sadar," kata Alto saat dihubungi, Selasa (14/3/2023).
Alto mengatakan David memang sempat membuka matanya namun dia menegaskan yang bersangkutan belum sadarkan diri itu hanya reflek gerak motorik. Seperti halnya ketika orang tertidur dan mengeluarkan reaksi di bawah alam sadarnya.
"Karena, mungkin di media sudah ada foto dia buka mata itu adalah reaksi motorik tubuh. Tapi David belum bisa mengenali lingkungannya dan belum bisa mengenali siapa di situ. Iya betul (ngigau) seperti begitu," katanya.
"Tapi memang perkembangannya tanda-tanda vitalnya sudah jauh berbeda dibanding dengan minggu kemarin ya. Tapi sampai hari ini masih belum sadar masih di ICU. Dan dokter bilang selama masih di ICU masih kritis. Namanya juga di ICU," tambah dia.
Alto mengatakan gerakan reaksi motorik David itu terjadi secara spontan dan tidak konsisten. Kondisi itu kerap terjadi selama David menjalani perawatan yang telah memasuki hari ke 22, sejak insiden penganiayaan pada 20 Februari 2023.
"Itu tidak menentu ya. Reaksi tubuhnya itu kaya berontak. tapi kadang reaksinya lebih kalem dan itu tidak konsisten. Misalnya minggu lalu berontak terus sekarang udah kalem enggak ya. Jadi dia sangat random, namanya belum sadar kan, jadi begitu reaksi fisik motorik," ucapnya.