Golkar Terbuka untuk Ganjar Pranowo, Kok Kemungkinannya Malah Kecil?

Golkar Terbuka untuk Ganjar Pranowo, Kok Kemungkinannya Malah Kecil? Kredit Foto: Instagram/Ganjar Pranowo

Pengamat Politik M Qodari menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid yang menyebut pihaknya membuka diri untuk Ganjar Pranowo.

Qodari menilai kemungkinan Ganjar dari PDIP untuk beralih ke partai lain sangat kecil karena gubernur Jawa Tengah itu tidak ingin dipersepsikan sebagai tokoh yang pragmatis karena dinilai mengkhianati partainya.

Hal itu menjadi salah satu alasan kecil kemungkinan Ganjar untuk beralih ke partai lain.

Baca Juga: Bandingkan Keputusan Anies Baswedan dan Ganjar, Musni Umar 'Dikeroyok' Netizen: Malah Kelihatan Bodoh!

Qodari menjelaskan formula yang perlu diperhatikan dalam mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden ialah elektabilitas politik.

Tokoh dengan tingkat kepopuleran dan keterpilihan yang tinggi menjadi calon presiden sementara orang yang elektabilitasnya lebih rendah menjadi wakil presiden.

"Jadi, walaupun misalnya Airlangga bawa partai atau partainya lebih besar, kalau bicara formula tadi harus siap pada posisi sebagai calon wakil presiden," kata Qodari dilansir jpnn yang dikutip pada Rabu (24/11/2021).

Alumnus Universitas Gadjah Mada itu memberikan contoh pencalonan pasangan Jusuf Kalla dari Golkar dan Wiranto dari Hanura pada pilpres 2009.

Baca Juga: Moeldoko Diusir Massa di Kampung Ganjar Pranowo, Pengamat Seret AHY 

"Kalau bicara survei elektabilitas, Wiranto lebih tinggi dari Pak JK. Jadi, sebetulnya itu pasangan yang tertukar," ujar dia.

Meskipun jika Wiranto belum tentu menang jika menjadi calon presiden, lanjut Qodari, tetapi dia meyakini peluang kemenangan pasangan tersebut akan lebih besar.

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini