Masa Depan Jokowi Disebut Akan Suram Pada 2024, Kenapa?

Masa Depan Jokowi Disebut Akan Suram Pada 2024, Kenapa? Kredit Foto: Istimewa

Pengamat politik Tony Rosyid menyatakan bahwa masa depan Presiden Jokowi suram karena hubungan kurang baik dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Tony mengatakan, perseteruan Jokowi dan Mega sudah bukan rahasia umum lagi. Kondisi itu terjadi sejak awal Jokowi menjadi presiden 2014.

"Bermula saat Maruarar Sirait akan dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Menpora, mendadak harus dibatalkan. Kabarnya, Maruarar bukan orang yang direkomendasikan Ketum PDIP," ujarnya dikutip dari genpi pada Rabu (24/11/2021).

Dia mengatakan, perseteruan Jokowi dan Mega terus terjadi oleh faktor kepentingan yang berbeda.

Baca Juga: Demi Anak dan Menantu, Jokowi Harus Baik-baikin Anies Nih, Dukung di Pilpres 2024 Misalnya

Sampai akhirnya muncul Istilah "petugas partai" tentu mengganggu kewibawaan dan keleluasaan Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia.

"Jauh lebih elegan kalau disebut "pelayan rakyat". Artinya mengemban amanah dari rakyat," ujarnya.

Tony menjelaskan, perseteruan Jokowi dan Mega telah banyak mempengaruhi dinamika perpolitikan di negeri ini. Sebab, satunya seorang presiden, satunya lagi pimpinan partai pemenang dan terbesar. Hal itu otomatis besar pengaruhnya.

"Sebagai ketum PDIP, Megawati masih sangat kuat, apalagi jika 2024, PDIP menjadi partai pemenang lagi," jelasnya.

Baca Juga: Andi Arief: SBY dan Jokowi Pemimpin yang Memilih Meninggalkan Tradisi Dendam

Sementara itu, Jokowi di 2024 akan berakhir jabatannya. "Akankah Jokowi "dimaruarkan" oleh PDIP? Artinya tidak diberi peran saat presiden ke-7 ini pensiun?," ujarnya.

Menurutnya, sebagai seorang presiden saat ini, Jokowi punya power. Namun, kurang lebih dua tahun lagi power itu tidak lagi ada di tangannya.

"Karena itu, Jokowi perlu menyiapkan diri setelah landing," ujarnya.

Tonton Video viral berikut:

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini