KPK Gerak Lambat, Rafael Alun Trisambodo Ternyata Sudah Tentukan Negara yang Bakal Didatangi Setelah Kabur dari Indonesia, Alamak

KPK Gerak Lambat, Rafael Alun Trisambodo Ternyata Sudah Tentukan Negara yang Bakal Didatangi Setelah Kabur dari Indonesia, Alamak Kredit Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Akun  logikapolitikid ini mengatakan Rafael memang  sudah melakukan rencana matang  untuk segera minggat dari Indonesia, salah satu anaknya kata dia sudah mau disembunyikan di Solo. Dia berharap Rafael berubah pikiran untuk tak kabur dari Indonesia, sebab hal itu hanya akan memperberat hukumannya nanti, toh dia juga bakal terlacak seandainya dirinya memang memilih kabur ke luar negeri. 

“Sekarang anaknya yang katanya mandiri itu disembunyikan di Solo. RAT sendiri ada dugaan mau kabur, semoga berubah pikiran yah. Soalnya Kabur juga percuma,” tuturnya. 

Tanggapan KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara menanggapi desas desus yang menyebut Rafael Alun Trisambodo akan kabur ke luar negri setelah eks pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan itu diduga melakukan pencucian uang menyusul kekayaan tak lazim miliknya terendus publik.

Lembaga antirasuah ini memperingatkan Rafael untuk tidak sesekali kabur dari masalah yang sedang terjadi sekarang. KPK meminta Rafael menghadapi masalah ini hingga tuntas 

"Kami imbau tidak lari atau kabur ke mana pun. Dihadapi saja prosesnya," kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (20/3/2023).

Baca Juga: Mahfud MD Beber Data Terbaru Transaksi Janggal di Kemenkeu, Nominalnya Bertambah Jadi Rp349 T: Ini Pencucian Uang!

Baca Juga: Borok Noel Noel Prabowo Mania Dibongkar Terang Benderang, Ternyata Oh Ternyata Dia Orang Bayaran, yang Ngebongkar Temannya Sendiri, Ya Ampun

Disampaikan Asep, KPK memang belum melakukan upaya pencegahan terhadap Rafael. Sebab, proses hukum Rafael Alun masih berada di tahap penyelidikan. KPK, kata Asep, baru akan mengajukan cegah ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ketika perkara ini sudah naik ke penyidikan.

“Setelah naik penyidikan kita lakukan pencegahan," ujar Asep, dengan menegaskan pihaknya berkomitmen menyelesaikan kasus tersebut.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover