Politisi PDIP: Konflik Masyarakat Biasanya terjadi Bukan karena Ajaran Agama, tetapi Ambisi Politik

Politisi PDIP: Konflik Masyarakat Biasanya terjadi Bukan karena Ajaran Agama, tetapi Ambisi Politik Kredit Foto: Taufik Idharudin

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME Prof. Hamka Haq menyoroti konflik yang mengatasnamakan agama. Dia menyebut konflik seperti ini kerap terjadi di jelang Pemilu dimana konflik ini bakal berujung keterbelahan masyarakat.  

Hamka Haq menegaskan konflik seperti ini jelas tidak diajarkan agama manapun, justru sebaliknya agama menentang keras hal itu sebab konflik yang mengatasnamakan agama ini yang bikin masyarakat tercerai berai. 

Baca Juga: KPK Gerak Lambat, Rafael Alun Trisambodo Ternyata Sudah Tentukan Negara yang Bakal Didatangi Setelah Kabur dari Indonesia, Alamak

“Konflik diantara kita biasanya terjadi bukan karena ajaran agama tetapi ambisi politik yang mengatasnamakan agama. Ambisi politikKonflik diantara kita biasanya terjadi bukan karena ajaran agama tetapi ambisi politik yang mengatasnamakan agama. Ambisi politik yang ingin menguasaai kelompok lain, yang ingin hidup sendiri di negara ini dan mengabaikan kepentingan kelompok-kelompok lain,” katanya dalam Simposium Nasional  ‘Kedamaian Berbangsa Menuju Pemilu 2024 Tanpa Politisasi Agama’ di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Selasa (21/3/2023). 

Ia lantas menyinggung soal penaklukan Khalifah Umar Bin Khattab ke Palestina. Ia beranggapan, Khalifah Umar sedang tidak menjalankan ajaran Islam tapi hanya menyalurkan ambisi politik.

"Umar menaklukkan Palestina, itu bukan ajaran Islam, itu hanya ambisi politik. Sultan Ustmani merebut Byzantium dari Kristen Ortodox, itu bukan ajaran Iskam. Itu hanya ambisi politik untuk memperluas wilayah," ucapnya.

Prof Hamka pun mengajak umat Islam yang merupakan mayoritas bangsa ini seharusnya menjadi pelopor perdamaian dan pelopor persaudaraan.

“Jangan menjadi pelopor perpecahan. Jangan menjadi sumber kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia yang sudah damai,” ucap Hamka.

Baca Juga: Diserahkan ke Kajari, Begini Penampakan Agnes Gracia Pacar Mario Dandy, Datang Naik Mobil…

Baca Juga: Sosok SB dan DY Muncul di Polemik Transaksi Janggal Rp349 T, Anak Buah Sri Mulyani Langsung Buka-bukaan: Mereka Adalah…

Adapun acara Simposium Nasional  ‘Kedamaian Berbangsa Menuju Pemilu 2024 Tanpa Politisasi Agama’ ini turut dihadiri oleh perwakilan tokoh agama. Antara lain Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C. dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom.p

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover