Tegas! Orang PDI Sebuat Indonesia Nggak Punya Orang Kafir Karena Sudah Akui Pancasila

Tegas! Orang PDI Sebuat Indonesia Nggak Punya Orang Kafir Karena Sudah Akui Pancasila Kredit Foto: Taufik Idharudin

Ketua DPP PDI Perjuangan, Hamka Haq menegaskan tak orang kafir di Indonesia. Ia menganggap bahwa semua umat beragama di Indonesia disebut sebagai ummah karena sama-sama mengakui Pancasila sebagai landasan dalam bernegara.

"Semua aliran kepercayaan yang mentaati Pancasila yang merupakan kesepakatan semua, mereka disebut ummah. Tidak ada kafir di Indonesia," katanya dalam diskusi di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Jakarta Selatan pada Selasa (21/03/2023).

Baca Juga: KPK Gerak Lambat, Rafael Alun Trisambodo Ternyata Sudah Tentukan Negara yang Bakal Didatangi Setelah Kabur dari Indonesia, Alamak

Ketua Umum PP Baitul Muslimin Indonesia ini berkaca pada peristiwa piagam madinah. Dimana ketika itu, Nabi Muhammad SAW menaungi semua agama.

“Mereka hidup berdamai di Madinah, mengawal konstitusi. Dalam konstitusi Madinah semua agama yang ada di Madinah khususnya kaum Nasrani dan Yahudi diakui eksistensinya,” terangnya.

Maka, dia mengatakan bahwa ketika di Indonesia semua umat beragama dan aliran kepercayaan taat dan setia pada Pancasila yang merupakan konstitusi bersama.

“Marilah kita umat beragama dan aliran kepercayaan apapun untuk bersama-sama melestarikan kenikmatan, meneruskan tradisi persaudaraan kebangsaan ini dengan menghayati dan mengamalkan secara benar agama kita masing-masing. Karena saya yakin semua agama mengajarkan kedamaian. Tidak ada agama yang mengajarkan konflik,” tegasnya.

Baca Juga: Diserahkan ke Kajari, Begini Penampakan Agnes Gracia Pacar Mario Dandy, Datang Naik Mobil…

Baca Juga: Mahfud MD Blak-blakan Soal Gilanya Korupsi di Indonesia: Korupsi Pertambangan, Kehutanan,Pesawat Juga Dikorupsi, di Mana Saja Ada Korupsi

Prof Hamka pun mengajak umat Islam yang merupakan mayoritas bangsa ini seharusnya menjadi pelopor perdamaian dan pelopor persaudaraan.

“Jangan menjadi pelopor perpecahan. Jangan menjadi sumber kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia yang sudah damai,” ucap Hamka.

Terkait

Terkini