Pihak David Jamin Mario Dandy Nggak Dikasih Ampun: Udah Jadi Otak Penganiayaan, Arogansinya Sampai Langit ke-7, PD Banget Bakal Beres

Pihak David Jamin Mario Dandy Nggak Dikasih Ampun: Udah Jadi Otak Penganiayaan, Arogansinya Sampai Langit ke-7, PD Banget Bakal Beres Kredit Foto: Twitter/@seeksixsuck

Kuasa hukum David Ozora, Mellisa Anggraini, menegaskan siapapun yang terlibat dalam kasus penganiayaan kliennya tak layak diberikan keringanan hukum termasuk pelaku anak sekalipun.

Diketahui, David Ozora menjadi korban penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo Cs pada Senin, (20/2/2023) lalu. Atas kasus penganiayaan itu Mario Dandy dan Shane Lukas ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan AG statusnya menjadi anak yang bekonflik dengan hukum atau pelaku anak.

"Tidak ada satupun keringanan yg layak diberikan kpd para pelaku ini, krn sampai detik ini anak korban masih terbaring lemah tak berdaya diruang ICU!!," kata Mellisa di akun Twitter pribadinya, dikutip Populis.id, Jumat, (24/3/2023).

Menurut Mellisa Mario Dandy merupakan dalang kasus penganiayaan David hingga koma. Bahkan kelakukan sadis Mario Dandy, lanjutnya, telah mencapai langit ke tujuh.

Mellisa menyebut Mario Dandy sangat percaya diri dalam melakukan penganiayaan terhadap David, sebab apa yang diperbuatnya seolah bakal aman. Oleh sebab itu menurutnya, Mario Dandy tak peduli jika David meninggal dunia saat dianiaya.

Baca Juga: Di Tengah Pengusutan Harta Nggak Wajar, Rafael Alun Trisambodo Diduga Mau Kabur ke Luar Negeri, Anaknya Disembunyikan di Solo

"Tersangka MDS ini tetap otak dr penganiayaan david! Arogansinya sudah mencapai langit ke7, dia amat pede apapun yg dilakukannya pasti 'beres' sehingga dia tidak peduli mau anak orang mati saat itu!!," tambahnya.

Adapun kasus penganiayaan ini, tersangka Mario Dandy dijerat dengan Pasal 355 KUHP ayat 1 subsider Pasal 354 ayat 1 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 KUHP subsider Pasal 351 ayat 2 KUHP dan atau Pasal 76c juncto Pasal 80 UU PPA, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan tersangka Shane Lukas disangkakan Pasal 355 ayat 1 juncto Pasal 56 KUHP subsider Pasal 354 ayat 1 juncto Pasal 56 KUHP subsider Pasal 353 ayat 2 juncto Pasal 56 KUHP subsider Pasal 351 ayat 2 juncto Pasal 56 KUHP dan atau Pasal 76c juncto Pasal 80 UU PPA.

Sementara itu anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku anak yakni AG dijerat Pasal 76c juncto Pasal 80 UU PPA dan atau Pasal 355 ayat 1 juncto Pasal 56 subsider Pasal 354 ayat 1 Juncto Pasal 56 subsider Pasal 353 ayat 2 Juncto Pasal 56 subsider 351 ayat 2 Juncto Pasal 56 KUHP.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover