Hati-hati Pak Jokowi Hati-hati! Jangan Sampai Dijadikan Tameng, Supaya Kasus Korupsi Formula E Tertutupi

Hati-hati Pak Jokowi Hati-hati! Jangan Sampai Dijadikan Tameng, Supaya Kasus Korupsi Formula E Tertutupi Kredit Foto: Istimewa

Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean memberi peringatan kepada Presiden Joko Widodo terkait Formula E.

Dia meminta Kepala Negara berhati-hati agar tak dijadikan tameng untuk menutupi dugaan kasus korupsi gelaran balap mobil bebas emisi itu.

Hal ini disampaikan Ferdinand setelah Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipastikan bukan menjadi pihak yang bakal menentukan jalur sirkuit Formula E.  Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengatakan, keputusan final penentuan jalur Formula E saat ini ada di tangan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Ramai Dudung Dituding Anak Emas Jokowi, FPI Kayaknya Memang Nggak Suka Sama Dia

"Presiden hrs hati2 jgn sampai dijadikan tameng agar korupsi dlm kasus ini tertutupi dan jgn sampai presiden dijadikan alat opini seolah tdk ada masalah hukum. Hati2," kata Ferdinand di akun twitternya dikutip Populis.id Kamis (25/11/2021).

Mantan Politisi Demokrat ini berharap Presiden Jokowi memikirkan matang-matang hal ini, dan tak terjebak dalam masalah Formula E ini.

"Sy berharap agar pak @jokowi tdk terjebak dlm keruwetan Formula E ini yg diduga terindikasi tindak pidana korupsi," ucapnya.

Baca Juga: Co-Founder Formula E Terang-terangan Bicara Commitment Fee yang Dibayarkan Anies Baswedan, Ternyata....

Sementara itu, Co-founder Formula E Alberto Longo mengatakan pihaknya akan segera mengajukan lokasi gelaran Formula E ini, saat ini sudah disediakan sebanyak lima lokasi alternatif.

Adapun lokasi yang telah disediakan adalah Pantai Indah Kapuk (PIK), Sudirman, Jakarta International Stadium (JIS), JieXpo Kemayoran dan Ancol. 

"Kami akan mengajukan proposal ke Presiden Indonesia, beliau lah yang akan mengambil keputusan," kata Longo 

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini