Erick Thohir Lagi Caper Nih Ya... Ngejar Pilpres 2024 Mas?

Erick Thohir Lagi Caper Nih Ya... Ngejar Pilpres 2024 Mas? Kredit Foto: Dhemas Reviyanto

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menanggapi video Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta agar toilet SPBU sebagai fasilitas umum digratiskan.

Ia melihat pernyataan Erick Thohir sebagai pencitraan semata. Sebab sekelas menteri mengurusi toilet yang ingin digratiskan.

"Pertama, terlalu receh kalau sekelas Erick Thohir mengurusi soal toilet gratis. Kencang terlihat ini pencitraan saja," ujar Adib dilansir dari genpi pada Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Toilet SPBU Berbayar, Erick Thohir dan Penjaganya Sama-Sama Bingung

Menurut Adib, kini Erick Thohir sedang mencoba beberapa cara agar namanya tetap populer sehingga elektabilitasnya tetap stabil dan berkelanjutan menjelang Pilpres 2024.

"Erick sedang menaikkan basis elektoral, dengan menggunakan simpati publik demi popularitas, dan elektabilitas yang dominan untuk 2024," katanya.

Selain itu, menurutnya aksi mengunjungi toilet umum di SPBU tidak terlalu penting untuk dilakukan seorang Menteri BUMN.

"Padahal ada hal yang lebih esensial dan dibutuhkan publik. Misalnya harga minyak mentah dunia turun, sehingga harusnya harga BBM non subsidi juga turun, dong," ucapnya.

Baca Juga: Erick Thohir Urus Garuda Bangkrut Saja Gak Konsen, Ini Lagi Urus Toilet SPBU

Terlebih lagi, pemerintah kini mendorong rakyat beralih ke BBM non subsidi. 

"Kalau Erick mengerjakan ini, justru dia bisa mendapatkan efek domino. Simpati publik akan semakin naok dan popularitas bakal didapat maksimal," ujar Adib.

Selain itu, menurut Adib, perihal toilet berbayar bukanlah tanggung jawab Erick Thohir.

Seharusnya sudah ada orang yang bertanggung jawab atas hal tersebut.

"Urusan toilet biarin kelasnya manager pertamina saja itu. Jadi banyak menteri demi kepentingan politis 2024, secara tak sadar mendowngride dirinya sendiri. Ini tak dipahami," tandas Adib.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini