Biografi Enver Hoxhaisme: Kepala Negara Komunis Pertama di Albania

Biografi Enver Hoxhaisme: Kepala Negara Komunis Pertama di Albania Kredit Foto: Photos of Young Enver Hoxha - Ethnographic Museum - Gjirokastra - Albania

Enver Hoxha, lahir 16 Oktober 1908 di Gjirokastër, Albania dan meninggal 11 April 1985 di Tiranë, Beliau merupakan kepala negara komunis pertama Albania.

Sebagai penguasa negara itu selama 40 tahun setelah Perang Dunia II, ia memaksa transformasinya dari peninggalan semi-feodal Kekaisaran Ottoman menjadi ekonomi industri dengan masyarakat yang paling dikontrol ketat di Eropa.

Baca Juga: Disebut Dapat Prestasi Terbaik Ahli Strategi dan Perang Terhadap Baliho, Sindir Siapa Kira-kira?

Kehidupan Awal dan Pendidikan Hoxha

Hoxha, putra seorang pedagang kain Muslim. Ayahnya Halil Hoxha adalah pedagang pakaian yang makmur dan bepergian ke berbagai belahan dunia untuk urusan bisnis. Ibunya adalah Gjylihan Hoxha.

Enver Hoxha awalnya bersekolah di Sekolah Menengah Prancis yang terletak di kota Korce dan kemudian di Sekolah Teknik Amerika di Tirana.

belajar di lycée Prancis di Kor dan dilaporkan juga di American Technical School di Tiran.

Enver Hoxha belajar di universitas-universitas Prancis dan memiliki minat yang besar terhadap komunisme sejak masa mahasiswanya.

Pada tahun 1930 ia melanjutkan beasiswa negara ke Universitas Montpellier, Prancis. Namun ia menghentikan kursus tersebut untuk belajar filsafat.

Dia banyak bepergian ke pertemuan yang diadakan oleh Partai Komunis Prancis dan mengembangkan pandangannya sendiri tentang negara sosialis ketika dia baru saja beranjak remaja.

Enver Hoxha menikah dengan sesama anggota partai komunis Nexhmije Xhuglini tak lama setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua.

Tetapi tanggal pasti pernikahan mereka tidak diketahui. Mereka memiliki dua putra bernama Ilir dan Sokol dan seorang putri bernama Pranvera.

Awal Karier Hoxha

Kemudian dari tahun 1934 hingga 1936, ia menjadi sekretaris di konsulat jenderal Albania di Brussel dan belajar hukum di universitas di sana. Kembali ke Albania pada tahun 1936, ia menjadi guru di sekolah lamanya di Kor.

Baca Juga: MUI Disindir Cs-nya Denny Siregar: Sebentar Lagi Anies Baswedan Dilebelin Halal Deh

Pada tahun 1939, ketika Italia menginvasi Albania, Hoxha dipecat dari jabatan mengajarnya karena menolak bergabung dengan Partai Fasis Albania yang baru dibentuk, dan ia membuka toko tembakau eceran di Tiranë, yang menjadi markas besar sel komunis.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini