Tak Gentar, Ketum PA 212 Langsung Urus Ini Setelah Polda Metro Jaya Umumkan Belum Beri Izin

Tak Gentar, Ketum PA 212 Langsung Urus Ini Setelah Polda Metro Jaya Umumkan Belum Beri Izin Kredit Foto: Bima Sena

Ketua Umum Persaudaraan Alumni alias PA 212 Slamet Maarif memberikan jawaban ke Polda Metro Jaya. Jawaban balik izin Reuni 212 sangat telak.

Alasan sejumlah persyaratan administrasi yang belum lengkap, termasuk surat rekomendasi dari Satgas Covid-19, tak banyak dibantah. Slamet mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat memproses kekurangan tersebut.

"Hari ini panitia sedang urus berkas di satgas Covid-19," kata Slamet dilansir dari genpi pada Kamis (25/11/2021).

Soal apa saja berkas yang dibawa panitia ke Satgas covid-19, Slamet tak menjawabnya. Sebab, itu menjadi koridor panitia yang sedang memproses izin tersebut. Pentolan 212 ini tetap optimistis gelaran Reuni 212 akan tetap berjalan.

"Insya Allah (berjalan)," katanya.

Baca Juga: Reuni 212 Terancam Batal, Polisi Belum Beri Izin Karena Alasan Ini

Reuni 212 kali ini rencananya akan dipusatkan di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Namun, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya masih belum memberikan izin acara tersebut.

Meskipun demikian, sebenarnya panitia Reuni 212 sudah mengajukan izin ke kepolisian per Kamis (18/11).

Perwira menengah Polri itu memastikan pihaknya belum mengeluarkan izin. Sebab, beberapa persyaratan dan kelengkapan administrasi belum dipenuhi.

"Kami belum memberikan rekomendasi karena kelengkapan administrasi," jelasnya.

Baca Juga: Dengerin Nih Panitia Reuni 212, Wagub DKI Tak Ikut Campur, Langsung Urusan Sama Polisi!

Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu menyebut salah satu persyaratan yang belum terpenuhi yakni surat rekomendasi dari Satgas Covid-19.

Hal tersebut menjadi salah satu syarat penting karena kegiatan digelar pada masa pandemi Covid-19.

"Salah satunya rekomendasi (surat rekomendasi Satgas, red)," imbuh Zulpan.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini