Ancam Mahfud MD Dengan Pidana 4 Tahun Gegara Buka Transaksi Janggal di Kemenkeu, Arteria Dahlan Langsung Diteriaki: Konyol Betul Kau

Ancam Mahfud MD Dengan Pidana 4 Tahun Gegara Buka Transaksi Janggal di Kemenkeu, Arteria Dahlan Langsung Diteriaki: Konyol Betul Kau Kredit Foto: Instagram/Arteria Dahlan

Politisi PSI Muannas Alaidid menyentil keras anggota komisi III DPR RI sekaligus politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan yang baru-baru ini mengatakan orang yang membocorkan rahasia tindak pidana pencucian uang (TPPU) dapat dipidana 4 tahun penjara setelah Menko Polhukam Mahfud MD melontarkan isu transaksi janggal Rp349 Triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Menurut Muannas Alaidid, sikap yang ditunjukan Arteria itu sangat konyol, seharus sebagai wakil rakyat Arteria Dahlan dan Komisi III DPR menyambut baik pernyataan Mahfud MD itu dan bersedia mengungkap dugaan pencucian uang tersebut, bukan bersikap seolah-olah justru menentang Mahfud MD.

Baca Juga: Terungkap! Begini Isi Surat Shane Lukas yang Bikin Ayah David Ozora Emosi Sejadi-jadinya, Ternyata Oh Ternyata….

“Konyol betul DPR ini transaksi mencurigakan dengan nilai fantastis, jelas-jelas sudah dilaporkan PPATK sejak tahun 2009 sampai dengan 2023 mandek dan tidak ada tindak lanjut APH (Aparat Penegak Hukum),” ungkapnya, dikutip dari cuitannya di Twitter, Selasa (28/3/2023).

“Saat menko prof @mohmahfudmd teriak ada dugaan TPPU dgn melibatkan partisipasi publik malah yang minta penegakkan hukum diancam membuka rahasia,” tambahnya. 

Muanas menilai, apa yang dilakukan Menteri Politik, Hukum dan Keamanan itu telah tepat, dia mengaku masyarakat Indonesia jelas mendukung penuh langkah Mahfud MD untuk menguak perkara itu sampai terang benderang. 

Baca Juga: Anggota DPR Fraksi Golkar Melchias M Mekeng Sebut Pejabat Boleh Korupsi Asal Jangan Banyak-banyak: yang Kecil-kecil Aja, Tuhan Nggak Marah!

Baca Juga: Dikuak Terang Benderang, Isu Penolakan Timnas Israel Ditunggangi PDI Perjuangan, Tujuannya Buat Dongkrak Popularitas

“Berapapun nilainya temuan transaksi janggal PPATK dalami dan proses dulu, sebab ini tindak pidana. Sudah betul pak menko itu, hari ini kadang mesti viral dulu, kalo diam-diam ya jalan di tempat,” tandasnya

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover