Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid menilai bahwa Indonesia harus mencontoh langkah Qatar jika ingin menolak Timnas Israel. Di mana Qatar melakukan lobi-lobi sehingga bisa menolak Timnas Rusia di Piala Dunia 2022.
Selain itu, Jokowi juga perlu bersikap seperti Presiden Soekarno yang tegas menolak Israel di ASEAN Games. Ia tak memungkiri ada resiko dalam penolakan tersebut, namun yang lebih penting adalah menjaga sikap bahwa Indonesia anti penjajahan.
"Perlu meniru apa yang dilakukan Qatar, dan apa yang dilakukan oleh bung karno yang juga menolak Israel di dalam ASEAN games, ada resiko tapi Bung Karno tidak mempermalukan diri dan justru amat dibanggakan sama bangsa-bangsa," katanya saat dikonfirmasi Populis.id pada Rabu (29/03/2023).
Di sisi lain, ia meminta kepada FIFA untuk bisa memahami konstitusi di Indonesia sudah tegas menolak penjajahan. Sikap tegas Indonesia tersebut, kata dia, harus bisa dimaklumi oleh FIFA.
"Yang penting agar, sebagaimana Qatar sudah bisa memberikan pesan politik yang kuat bisa dihormati oleh FIFA. Maka mestinya FIFA bisa mengakomodir kepentingan di Indonesia, supaya piala dunia U-20 tetap di Indonesia, dengan menghormati konsitusi Indonesia kemudian tidak mengikutkan israel," ucapnya.
"FIFA sebaiknya bisa bersikap ketika Qatar menolak Rusia," sambung pria yang akrab disapa HNW ini.
Ia sendiro mendukung agar Indonesia betul-betul bisa ditetapkan sebagai penyelenggara piala dunia U-20. Tetapi dengan tetap merujuk pada jati diri Indonesia yang punya konstitusi, yang menolak segala bentuk penjajahan.
"Ini yang sudah diwariskan sejak Bung Karno sampai presiden Jokowi dan ada aturan termasuk aturan luar negeri yang tidak boleh menerika kontingen Israel di tempat resmi misalnya," tutur Hidayat.