Menag Yaqut Dinyinyirin Karena Pakai Penerjemah Saat Di Arab, Ini Pembelaan Guntur Romli

Menag Yaqut Dinyinyirin Karena Pakai Penerjemah Saat Di Arab, Ini Pembelaan Guntur Romli Kredit Foto: Muhammad Adimaja

Beredar sebuah kabar bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggunakan penerjemah ketika berbicara dengan pejabat Arab Saudi.

Dari sinilah, banyak pihak yang memberikan sindiran kepada Menag Yaqut dan beranggapan bahwa tak bisa berbahasa Arab. Ini pun mendapat sorotan dari politikus Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur Romli.

Guntur Romli mengatakan bahwa Gus Yaqut -sapaan Menag Yaqut- terbiasa menggunakan bahasa Arab resmi, sementara itu para pejabat Arab Saudi biasa menggunakan bahasa arab pasaran.

"Gus Yaqut itu bisa bhs Arab Fushha (resmi), nah pejabat Saudi sering pakai bhs Arab aamiyah (pasaran), ini yang harus didampingi oleh penerjemah," kata Guntur dari Twitter @GunRomli yang dikutip pada Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Denny Siregar: Bahar Tuh Emang Gitu, Teriak-teriak Doang Tapi Nyali Kecil

Baca Juga: Kemenag dan KUA Diminta Cegah Kawin Kontrak, Tak Sesuai Kaidah!

Maka dari itu, Gus Yaqut harus didampingi oleh seorang penerjemah bahasa Arab.

Kata dia, bahasa Arab dalam kitab-kitab klasik berbeda dengan bahasa Arab yang biasa digunakan saat ini.

Baca Juga: Kemenag Sebut Aspek Kesejahteraan Guru Menjadi Program Nasional

Baca Juga: Kemenag Pastikan Terus Peduli Terhadap Para Guru Demi Masa Depan Anak Bangsa

"Bahasa Arab kitab-kitab klasik itu beda dengan bahasa Arab percakapan saat ini," paparnya.

"Ini yang komen (netizen) di bawah gak ngerti apa-apa soal bahasa Arab," sambungnya.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini