Soroti Warga Jakarta Masih Buang Tinja ke Sungai, Mas Anies Dengerin Ini Kata Ferdinand!

Soroti Warga Jakarta Masih Buang Tinja ke Sungai, Mas Anies Dengerin Ini Kata Ferdinand! Kredit Foto: Instagram/Ferdinand Hutahaean

Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Mandiri Ferdinand Hutahaean menilai kondisi ratusan warga DKI Jakarta yang masih buang tinja ke kali merupakan hal memalukan.

Menurutnya, fenomena memalukan itu masih terjadi di ibu kota karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan tidak bisa mengelola anggaran dengan baik.

"APBD ini, kan, uang masyarakat sebetulnya. Bersumber dari masyarakat harus dikembalikan kepada masyarakat melalui pengelolaan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah," kata Ferdinand dilansir dari jpnn yang dikutip pada Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Bamsoet: Co-Founder Formula E Ingin Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies Baswedan

Namun, mantan politikus Partai Demokrat itu memandang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar warga ibu kota.

"Saya melihat gubernur dan wakil gubernur gagal menempatkan memprioritaskan anggaran daerah ini untuk hal-hal yang penting bagi masyarakat," sambung Ferdinand.

Mantan Jubir BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno itu menila Gubernur Anies Baswedan dan wakilnya lebih memprioritaskan anggaran untuk kepentingan politik pribadi.

Baca Juga: Nama Jokowi Diseret Muluskan Ajang Mobil Balap, Ferdinand Gak Terima, Sudah Kotor Itu Formula E!

Ferdinand berharap pola kebijakan Anies dalam mengelola anggaran harus diperbaiki dan lebih memprioritaskan kebutuhan warga jakarta.

"Ini masalah masyarakat buang tinja di kali ini di Ciracas sangat memalukan, sangat, sangat memalukan. Seharusnya Anies Baswedan dulu tercebur di sana, bukan di got di Jakarta Utara," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini