Partai Ummat mendesak pemerintahan menyampaikan penjelasan soal transaksi mencurigakan sebesar Rp 349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menjadi sorotan berbagai pihak.
"Pemerintah harus menjelaskan transaksi Rp 349 triliun itu masuk kategori apa? Apakah menyangkut buruknya tata kelola keuangan negara dan lemahnya akuntabilitas pejabat atau secara nyata ada unsur kesengajaan," kata Ketua Bidang Politik Partai Ummat, Hilmi R Ibrahim, Jumat (31/3/2023).
Menurut dia, transaksi mencurigakan Rp 349 triliun ini sudah terlanjur menjadi isu publik. Karena itu, pemerintah harus pula memberikan penjelasan kepada publik secara terang benderang.
"Beberapa tahun lalu kasus Bank Century yang menyangkut dana sejumlah Rp 6,76 triliun bisa dituntaskan, maka kasus Rp 349 triliun ini juga harus dituntaskan," kata Hilmi.
Baca Juga: Rafael Alun Trisambodo Blak-blakan Ngaku Jadi Target Operasi: Ini Karena Kasus Pidana Mario Dandy!
Dia menambahkan, apabila memang ditemukan kerugian negara dalam transaksi mencurigakan tersebut, Partai Ummat mendorong agar pemerintah melakukan penyelidikan lanjutan. Tujuan utamanya tentu untuk memastikan keuangan negara bisa diselamatkan.
Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.