Eks Pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Rafael Trisambodo mengaku telah membesuk putranya Mario Dandy di rutan Polda Metro Jaya setelah anak bontotnya itu ditahan polisi pasca penganiayaan sadis kepada David Ozora.
Rafael mengaku, setelah putranya ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan sadis itu, dirinya memang sudah beberapa kali datang ke penjara menengok anaknya. Dalam pertemuan dengan putranya itu, Rafael mengaku dirinya meminta Mario untuk bertanggung jawab penuh atas perbuatannya itu. Dia meminta anaknya lapang dada menerima hukumannya kelak.
"(Saya bicara pada Mario Dandy) 'Kamu harus bisa belajar bertanggung jawab', harus bisa menyelesaikan ini," lanjut Rafael Alun dilansir Populis.id dari saluran Youtube Berita Satu Minggu (2/4/2023).
Sebagai orang tua, Rafael mengaku tetap membantu putranya itu kendati apa yang telah diperbuat sudah di luar batas kewajaran. Dia mengaku dalam pertemuan dengan putranya ia berjanji membantu sang anak dengan mencari kuasa hukum dan pengacara demi membela Mario dalam kasus ini.
"Papa mencoba membantu kamu dengan mencarikan kuasa hukum untuk mendukung apa yang telah kamu lakukan.Dan mempertanggungjawabkan apa yang telah kamu lakukan. Saya sampaikan juga ke anak saya ‘yang kamu lakukan ini sudah di luar batas,” tuturnya.
Mohon-mohon ke Keluarga David Ozora
Rafael Trisambodo mengaku dirinya telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, setelah putranya, Mario Dandy menganiaya David hingga koma.
Rafael mengaku, permintaan itu dilakukannya setelah kasus penganiayaan sadis terhadap David Ozora disorot publik dan putranya Mario Dandy mulai ditahan polisi. Saat menyampaikan permohonan maaf itu, Rafael mengatakan dirinya sampai bersimpuh di lantai.
“Saya juga sudah meminta maaf kepada keluarga korban, ke ayahanda dari ananda David Saya bersila di lantai meminta maaf, apa yang telah dilakukan anak saya ini memang di luar batas normal,” kata Rafael.