Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter ikut merespons soal istri dan anak dari Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Massdes Arouffy yang kepergok netizen memamerkan tas mewah di media sosialnya.
Jupiter sangat menyayangkan hal tersebut karena semestinya pejabat di lingkungan Pemprov DKI bisa menjaga sikap, dengan tidak memamerkan kekuasaan maupun kemewahan. Sebab, gaji yang mereka peroleh bersumber dari keringat rakyat.
"Seharusnya pejabat itu memberikan teladan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat bukan malah pamer-pamer kekayaan," kata Jupiter saat dikonfirmasi, Senin (3/4/2023).
Sejauh ini, Massdes sudah menjalani pemeriksaan olen Inspektorat Pemprov DKI. Namun bagi Jupiter itu saja tidak cukup. Politis Partai NasDem itu mendesak agar pemeriksaan itu juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan PPATK.
"Agar tuntas, dalam memeriksa Masdess, Inspektorat harus melibatkan KPK dan PPATK," ujarnya.
Jupiter juga mendorong Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk memberikan sanksi tegas terhadap Masdess agar bisa menjadi pembelajaran bagi para pejabat Pemprov DKI lainnya.
"Pj Gubernur harus memiliki keberanian, gagasan, keinginan dan peran dalam memperbaiki pendayagunaan aparatur negara di lingkungan Pemprov DKI. Saya kira itu menjadi bagian penting dalam proses perbaikan reformasi birokrasi," kata Jupiter.
Sementara itu, Jupiter juga mendesak Masdess untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya serta menjelaskan ke publik, dari mana sumber uang sehingga istri dan anaknya bisa memiliki barang-barang mewah dengan harga fantastis.
"Jujur itu hebat," pungkas Jupiter.
Sebagai informasi, nama Massdes Arouffy ramai diperbincangkan publik usai anak dan istrinya kedapatan pamer tas mewah di media sosial.
Dugaan gaya hidup mewah itu viral pasca foto-fotonya diunggah akun twitter @PartaiSocmed. Tak hanya satu, istrinya dan anak dari Massdes terpantau memliki banyak tas mewah, mulai dari brand Hermes, Gucci, Louis Vuitton, Balenciaga dan sejumlah tas lainnya yang harganya mencapai miliaran rupiah.
"Yang pada bilang tas pada gambar pertama di atas adalah KW jangan terkejut dengan harga tas Hermes Birkin Crocodile yg mencapai 105 ribu dolar alias 1,5 miliar Rupiah lebih ini. Satu tas ini bisa beli berapa rumahmu?," tulis akun twitter @PartaiSocmed dikutip, Jumat (31/3/2023).
Meski keluarganya terpantau kerap pamer harta dan bergaya hidup mewah, ternyata harta yang dilaporkan Massdes ke KPK cuma Rp1,8 miliar. Informasi ini diperoleh dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2021 yang dilaporkan Massdes pada 12 Maret 2022 lalu.