Partai Demokrat mencium adanya upaya penjegalan terhadap pencapresan Anies Baswedan.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, upaya penjegalan itu dilakukan melalui Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.
Moeldoko mengajukan PK (peninjauan kembali) atas putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kepemimpinan Partai Demokrat. Di mana, kubu Moeldoko menginginkan Demokrat dipimpin oleh mantan Panglima TNI tersebut.
Baca Juga: AHY Kuliti Sikap Buruk KSP Moeldoko Mau Kudeta Partai Demokrat: Senior TNI Sampai Malu Lihatnya!
Untuk merespons upaya PK Moeldoko itu, AHY menggelar diskusi dengan seluruh pengurus Partai Demokrat. Adapun hasil diskusi tersebut berpendapat bahwa upaya PK Moeldoko itu diduga sebagai bentuk penjegalan terhadap Anies.
"Forum berpendapat PK ini erat kaitannya dengan kepentingan politik tertentu. Tujuannya jelas, menggagalkan pencapresan Anies Baswedan," tandas AHY dalam keterangan pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Senin (3/4/2023).
"Forum juga berpendapat, ada upaya serius untuk membubarkan Koalisi Perubahan," sambungnya.
AHY mengatakan bahwa salah satu cara untuk membubarkan Koalisi Perubahan ialah dengan mengambilalih Partai Demokrat. Sebab, partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu poros kekuatan perubahan.