Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas tampak sangat kesal dengan pernyataan sesumbar pendeta Hindu asal India bernama Yati Narsinghanand Saraswati yang menyerukan pengikutnya untuk menaklukan Mekkah dan merebut Ka’bah.
Anwar Abbas mengatakan jika benar pernyataan ngawur Yati Saraswati itu direalisasikan, maka yang bersangkutan jelas sudah terlebih dahulu tewas sebelum tiba di Mekkah.
“Kalau bagi saya, sesuai dengan keyakinan pribadi saya, ya silahkan saja, karena saya yakin, sebelum yang bersangkutan bisa mewujudkan rencana dan tujuannya tersebut insya Allah dia sudah mati terlebih dahulu,” kata Anwar Abbas dalam keterangannya Jumat (14/4/2024).
Keinginan menaklukan Mekkah dan merebut Ka’bah kata Anwar Abbas bukan baru terjadi saat ini, hal yang sama kata dia pernah terjadi di masa lampau, dan orang yang menginisiasi hal tersebut nyatanya tewas sebelum menginjakan kakinya di tanah suci. Anwar Abbas lantas mempersilahkan Yati Saraswati untuk merealisasikan keinginannya itu.
“Sebab dalam sejarah sudah ada seorang tokoh yang bernama Abrahah, juga punya keinginan yang sama dengan Yati Narsinghanand ini,” katanya lagi.
Kisah Abrahah, lanjut Anwar Abbas juga tertulis di dalam Alquran, Abrahah dan pasukan gajahnya justru tewas setelah dilempari batu Burung Ababil.
“Abrahah dan pasukannya terkena batu-batu kecil dari sijjil tersebut mereka langsung terkena penyakit sehingga keadaan mereka sangat menyedihkan karena mereka mati dalam keadaan badan mereka seperti daun di makan ulat,” katanya lagi.
“Untuk itu kalau yang bersangkutan memang ingin melakukannya dan tidak hanya sekedar bicara seperti yang sudah dilakukan oleh abrahah tersebut ya silahkan saja,” tambahnya.
Anwar Abbas yakin Ka'bah atau Baitullah itu dijaga oleh Allah SWT. Untuk itu dia mengatakan, Tuhan tak mungkin dia saja ketika ada orang dengan niat jahat mau merebut tempat suci itu.
“Atau Tuhan menggerakkan hati umat islam sedunia untuk menangkisnya atau Tuhan cukup memberi kekuatan dan keberanian kepada Saya untuk meremukkan kepalanya,” tandasnya.