Wali Kota Bandung Kena OTT KPK, Hasto Langsung Ultimatum Kader PDIP: Ibu Mega Sudah Berulang Kali..

Wali Kota Bandung Kena OTT KPK, Hasto Langsung Ultimatum Kader PDIP: Ibu Mega Sudah Berulang Kali.. Kredit Foto: Aditya Pradana Putra

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, kembali memberikan peringatakan kepada para kadernya usai politisi Partai Gerindra sekaligus Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hasto mengingatkan kepada para kadernya untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan dan terlibat korupsi. Apaagi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sudah memberikan peringatan beberapa kali.

Baca Juga: Alamak! Gegara Ulah Bupati Meranti yang Gadaiin Kantor ke Bank, Pemkab Harus Nyicil Rp3 Miliar per Bulan

Ia mengatakan, “Hari ini kami mengingatkan kembali begitu kami mendengar adanya OTT. Kami mengeluarkan instruksi kembali untuk mengingatkan seluruh kader-kader PDI Perjuangan untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan.”

“Ibu mega sudah berulang kali mengingatkan jangan menerima gratifikasi dan sebagainya itu sebagai bentuk konsistensi,” sambung Hasti di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/4/2023).

Hasto kemudian menekankan soal pemberian sanksi tegas kepada kadernya yang melakukan korupsi. Ia menyampaikan, “Kami menjawab melalui pendekatan sistem pencegahan tetapi juga memberikan sanksi yang tegas bagi kader-kader PDI perjuangan yang terlibat korupsi.”

Baca Juga: Kata Hotman Paris ke Tiktoker Pengkritik Lampung yang Kini Diancam: Jangan Takut, DM Saya Kalau Ada Masalah

Sebagai informasi, usai menerima laporan soal adanya dugaan suap, penyidik KPK langsung menuju ke Bandung dan mengamankan Yana di rumah dinasnya saat ia sedang bersama sang ajudan pada Jumat (14/4/2023).

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, mengungkap bahwa pihaknya telah mengamankan Ajudan Walikota Andri Susanto (AS), Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung Khairul Rijal (KR), dan Sekretaris Pribadi Yana Rizal Hilman (RH) di Balaikota Bandung sekira pukul 12.50 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bandung Dadang Darmawan (DD) dan staf Dinas Perhubungan Pemkot Bandung Wanda (WD) juga diamankan di kantornya.

Selain itu, penyidik KPK juga mengamankan CEO Citra Jelajah Informatika (PT CIFO) Sony Setiadi (SS) di kantornya dan Manager Sarana Mitra Adiguna (PT SMA) Andreas Guntoro di kantor PT SMA.

Beberapa orang itu kemudian dibawa ke Jakarta untuk dimintai keterangan mengenai dugaan suap terkait pengadaan CCTV dan ISP digital Bandung Smart City. Yana sendiri kini telah ditetapkan sebagai tersangka bersama lima orang lainnya, termasuk Kadishub Pemkot Bandung, Dadang.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover