Amien Rais Tokoh Antagonis yang Sudah Usang, Penyebab Partai Ummat Diabaikan Koalisi Sana-sini

Amien Rais Tokoh Antagonis yang Sudah Usang, Penyebab Partai Ummat Diabaikan Koalisi Sana-sini Kredit Foto: Taufik Idharudin

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menyebut Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais sudah tidak punya pengaruh yang kuat dalam percaturan politik nasional di Pilpres 2024. Menurutnya, Amien Rais sudah kehilangan basis massa pasca cabut dari Partai Amanat Nasional (PAN).

"Figur Amien Rais tak lagi punya pengaruh kuat. Apalagi setelah ia tersingkir dari PAN sebagai pendiri, massa PAN dari Muhammadiyah juga tak beralih mengikuti Amien Rais," kata Efriza saat dikonfirmasi, Selasa (18/4/2023).

Baca Juga: Kalau Anies Gagal Nyapres 2024, Amien Rais Bakal Dukung Prabowo, Partai Ummat: Itu Hanya Jawab Pertanyaan yang Sifatnya Pengandaian

Efriza mengatakan, Amien Rais punya riwayat yang buruk setiap mendukung capres karena selalu alami kegagalan di pilpres. Ia menilai, mantan Ketua MPR RI itu memang sudah tak punya pengaruh saat ini.

"Artinya ia hanya tokoh jadul, pemeran antagonis yang sudah usang, juga ia realitasnya figur yang tak berhasil dalam pilpres, koalisi di pilpres yang didukung oleh Amien Rais faktanya selalu kalah," ujarnya.

Baca Juga: Partai Ummat Lagi Caper Biar Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Eh...Si Amien Rais Malah Jadi Penghambat

Efriza melanjutkan, hal ini yang membuat Partai Ummat tak diperhitungkan oleh sejumlah koalisi yang ada. Meski sudah terang-tetangan mendukung Anies Baswedan sebagai capres, namun faktanya Partai Ummat tak kunjung diberi ruang gabung Koalisi Perubahan. 

Begitu juga dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Partai Ummat, disebut tak punya garis politik yang sama dengan partai-partai pendukung pemerintah.

"Inilah kenyataannya, Amien Rais diabaikan oleh Koalisi Perubahan, KKIR, KIB, apalagi PDIP," ucapnya.

Baca Juga: Kalau Anies Gagal Nyapres 2024, Amien Rais Bakal Dukung Prabowo, Partai Ummat: Itu Hanya Jawab Pertanyaan yang Sifatnya Pengandaian

"Tampaknya keinginan Partai Ummat bergabung dalam koalisi perubahan, bagai pungguk merindukan bulan. Sedangkan, untuk koalisi Besar, Amien Rais tentu akan menolak, karena resistensi dirinya dengan pemerintah," sambung Efriza memungkasi.

Terkait

Terpopuler

Terkini