Nggak Ada Kaitannya dengan Idulfitri, Tujuan Ibu Mega Deklarasikan Ganjar Capres PDIP di Penghujung Bulan Puasa Terbongkar, Ternyata….

Nggak Ada Kaitannya dengan Idulfitri, Tujuan Ibu Mega Deklarasikan Ganjar Capres PDIP di Penghujung Bulan Puasa Terbongkar, Ternyata…. Kredit Foto: PDI Perjuangan

Pengamat Politik Jamiluddin Ritonga menilai deklarasi pencapresan Ganjar Pranowo yang dilakukan Megawati Soekarnoputri yang dilakukan pada penghujung bulan puasa 2023 sebenarnya tak punya kaitan dengan momentum Ramadhan tahun ini. 

Menurut Jamiluddin deklarasi pencapresan Ganjar yang  dilakukan pada Jumat 21 April 2023 atau pada hari terakhir puasa Idulfitri sebetulnya dikaitkan dengan hari Kartini yang juga kebetulan jatuh pada hari terakhir puasa idulfitri tahun ini. 

Baca Juga: Capreskan Ganjar Pranowo, Megawati Langsung Disentil Keras: Dia Mencalonkan Pangeran TikTok, Ideologi Nasionalisme Ternyata Hanya Slogan

"Ibu Mega itu sosok yang kerap mengaitkan keputusan yang krusial dengan hari-hari bersejarah. Kali ini Mega mengaitkannya dengan Hari Kartini," katanya saat dikonfirmasi Populis.id pada Sabtu (22/04/2023).

Pemilihan tanggal 21 April menurut Jamil diharapkan PDI Perjuangan punya Capres yang membawa semangat Kartini. Calon Presiden dari PDIP, menurut Jamil, perlu mendapat perhatian dari kaum hawa. Jamil tak meyakini Megawati mempertimbangkan waktu yang hanya satu hari sebelum lebaran versi Pemerintah.

"Mungkin ia ingin mengambil semangat Kartini dalam mengusung Capres. Harapannya agar Capres yang diusung mendapat simpati dari kaum perempuan, penerus Kartini. Saya melihat lebih pada 21 April sebagai Hari Kartini," sambungnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah mengumumkan bakal calon presiden yang diusungnya. Megawati resmi menetapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 mendatang.

“Pada jam 13.45 dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, menetapkan saudara Ganjar Pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon Presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),” ujar Megawati di Istana Batu Tulis Bogor, dilansir Populis.id dari YouTube PDIP, Jumat (21/4/2023).

Baca Juga: Megawati Capreskan Ganjar di Penghujung Bulan Puasa, Ketua MUI Langsung Bilang Begini, Pasang Kuping Baik-baik!

Baca Juga: Mencekam! Proses Evakuasi 4 Prajurit TNI yang Gugur di Nduga, Papua Dihujani Tembakan KKB

Dalam pengumuman calon presiden ini, Megawati didampingi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover