Megawati Capreskan Ganjar, Jokowi dan Puan Maharani Disebut Menyimpan Dendam

Megawati Capreskan Ganjar, Jokowi dan Puan Maharani Disebut Menyimpan Dendam Kredit Foto: PDI Perjuangan

Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti PDIP yang resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

Rocky meragukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima keputusan Megawati Soekarnoputri yang mencapreskan Ganjar.

Sebab, posisi Jokowi di PDIP tak begitu kuat. Ia hanya berperan sebagai deklarator Ganjar, bukan pengatur arah politik ke depan.

Baca Juga: Soroti Keputusan Megawati Usung Ganjar Jadi Capres 2024, Rizal Ramli: Selamat untuk Mbak Mega Mencalonkan Pangeran Tik-Tok

"Bagian yang paling diragukan adalah apakah Presiden Jokowi menerima fakta bahwa dia hanya ditempatkan sebagai deklarator Ganjar, bukan orang yang akan mengatur arah Ganjar," ucap Rocky Gerung dikutip dari tayangan YouTube pribadi miliknya, Rabu (26/4/2023).

Sejatinya, menurut Rocky, Jokowi lebih menginginkan Ganjar diusung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) agar ia bisa mengatur arah politik tahun 2024, dan tak di bawah bayang-bayang kekuasaan Megawati.

Baca Juga: Detik-detik Megawati Umumkan Capres PDIP: Istri dan Anak Ganjar Pranowo Nggak Dikasih Tahu!

"Kan Pak Jokowi menginginkan Ganjar itu diasuh di KIB yang akan dia pakai untuk memastikan dia akan jadi semacam guru di belakang atau tutor atau mentor di belakang Ganjar," ujarnya.

Rocky pun menyinggung ihwal dendam Jokowi karena di bawah bayang-bayang kekuasaan Megawati. Tak hanya Jokowi, menurutnya, Puan Maharani pun akan dendam karena tidak dipilih menjadi Capres oleh Ibunya sendiri.

Baca Juga: Ganjar Jadi Capres, Anies Rapatkan Barisan Relawan: Lawan yang Kita Hadapi Memiliki Sumber Daya Besar!

"Sekarang mentornya Ibu Mega sendiri, apakah ada dendam, pasti Pak Jokowi masih menyimpan dendam, demikian juga Puan misalnya," beber Rocky.

"Apa Puan menyimpan dendam, kelihatannya Puan emang menyimpan juga kekesalan, karena ketergesa-gesaan," tandasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover