Disebut Anti Islam, Benarkah Presiden Jokowi Larang Umat Muslim Silaturahmi saat Lebaran?

Disebut Anti Islam, Benarkah Presiden Jokowi Larang Umat Muslim Silaturahmi saat Lebaran? Kredit Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Video mencatut Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di media sosial melalui sebuah kanal YouTube yang diunggah pada 21 April 2023. 

Sampul dan judul video seolah menyebut Jokowi anti Islam karena melarang umat Muslim untuk silaturahmi pada saat lebaran Idul Fitri

Baca Juga: Selain Jadi Presiden, Jokowi Dapat Julukan Baru Sebagai Marketing Politik Gegara Tega Kasih Harapan Palsu ke Prabowo

"JOKOWI ANTI ISLAM TEGAS ! JOKOWI LARANG LEBARAN LAKUKAN HAL INI," tulis kanal tersebut pada sampul video. 

"BERITA TERBARU ~ MENGGEMPARKAN !! JOKOWI LARANG UMMAT MUSLIM SILATURAHIM SAAT LEBARAN," demikian bunyi judul video terkait. 

Kemudian video diperdengarkan untuk cek fakta, tidak ada klaim terkait Jokowi anti Islam karena melarang umat Muslim untuk silaturahmi saat lebaran. 

Narator dalam video hanya membahas keterangan Presiden jelang lebaran 2023 yang menyebut kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan. 

Keterangan ini sesuai dengan tayangan kanal Sekretariat Presiden yang diunggah pada 19 April 2023. Jokowi mengimbau masyarakat tidak perlu panik dengan adanya kenaikan kasus Covid-19 jelang lebaran. 

Baca Juga: Hary Tanoe hingga Zulhas Menghadap Jokowi di Istana, Ada Apa?

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang sedang flu untuk mengenakan masker. Begitu juga saat bertemu dengan lansia untuk turut menggunakan masker. 

Berdasarkan hasil penelusuran, video dengan narasi Jokowi anti Islam karena melarang umat Muslim untuk silaturahmi saat lebaran adalah tidak benar. Faktanya, pembahasan video tidak sesuai dengan narasi terkait. 

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover