Sekjen Aliansi Timur Indonesia, Bobby Risakotta tampak sangat kesal dengan gaya AKBP Achiruddin Hasibuan yang terus saja memasang wajah sombong saat dihadirkan sebagai tersangka dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Divisi Humas Polda Sumut beberapa waktu lalu.
Dihadirkan sebagai tersangka dan dikawal ketat oleh Propam, namun Achirudddin tampak seperti tidak menunjukan penyesalan dan rasa takut, dia justru memasang wajahnya mendongak yang oleh sebagian orang dinilai sebagai ciri orang sombong.
Bobby mengatakan AKBP Achiruddin berani mengangkat dagunya karena bisa saja dia menganggap dirinya masih punya kekuatan, namun Bobby meyakini kekuatan yang ia miliki tak akan bisa menandingi kekuatan netizen yang terus mengulik boroknya.
“Gak bisa diturunin dikit dagunya Pak Pol? Masih merasa punya “power” kah?” Kata Bobby dilansir Populis.id dalam sebuah cuitan di akun twitternya @bobby_risakotta Kamis (27/4/2023).
Adapun Polda Sumut menangkap dan menahan AKBP Achiruddin serta mencopot dirinya dari jabatan Ditres Narkoba Polda Sumut setelah perwira polisi itu terbukti membantu putranya Aditya Hasibuan melakukan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Kasus ini sebenarnya telah dilaporkan ke pihak kepolisian pada Desember 2022 namun baru diproses setelah viral dalam beberapa hari belakangan ini. Kini Aditya juga telah ditetapkan menjadi tersangka.
“AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari jabatannya dan ditahan, anaknya Aditya Hasibuan ditetapkan sebagai Tersangka karena menganiaya Ken Admiral. Mungkin anak AKBP lupa kalo yang digebukin Admiral yang memiliki arti Laksamana dalam bahasa Inggris,” kata Bobby.
Selain Bobby, sejumlah netizen juga ikut dibikin kesal dengan tampang songong AKBP Achiruddin ini, misalanya saja penggguna twitter @herman_chou73. Netizen ini mengaku heran Polri memberi jabatan penting kepada AKBP Achiruddin. Orang seperti dia tak pantas mendapat jabatan penting di institusi Polri
“Lihat sikapnya itu, tanpa penyesalan sedikitpun. Bapak Kapolri @ListyoSigitP bagaimana bisa personel seperti mendapat Jabatan penting? Bukan sekali Sumut kasus viral. Bapak harus perhatikan Polda Sumut,” tulis netizen tersebut.