Bakal Ada yang Susul Peneliti BRIN Andi Pangerang Jadi Tersangka di Kasus Ancaman Pembunuhan Warga Muhammadiyah, Siap-siap!

Bakal Ada yang Susul Peneliti BRIN Andi Pangerang Jadi Tersangka di Kasus Ancaman Pembunuhan Warga Muhammadiyah, Siap-siap! Kredit Foto: Istimewa

Bareskrim menyebut tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain selain Andi Pangerang (AP) Hasanuddin dalam kasus ujaran kebencian dan pengancaman terhadap warga Muhammadiyah.

Peneliti BRIP AP Hasanuddin saat ini telah ditahan Bareskrim.

"Tetapi, nanti tidak menutup kemungkinan apabila nanti dalam percakapan itu kami temukan lagi, karena memang ada beberapa percakapan yang dihapus,” kata Direktur Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid A Bactiar di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Galak Pas Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Peneliti BRIN Andi Pangerang Malah Kayak Ayam Sayur Ketika Diborgol Polisi, Eng-Ing-Eng!

Menurut Vivid, dalam penyelidikan saat ini pihaknya baru menetapkan satu orang tersangka, yakni AP Hasanuddin.

Pihaknya pun mempersilahkan apabila ada dari rekan-rekan media, atau warganet yang menemukan lagi ada kata-kata yang mengandung unsur yang sama seperti yang dilontarkan AP Hasanuddin, dapat melapor ke penyidik Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Karena, kata dia, ada beberapa percakapan dalam unggahan diskusi di akun Facebook milik Thomas Djamaluddin yang dikomentari oleh AP Hasanuddin telah dihapus.

Mungkin nanti rekan-rekan media atau netizen yang menemukan lagi ada kata-kata yang mengandung unsur seperti ini silahkan melaporkan ke kami. Jadi, memang ada beberapa yang dihapus dalam percakapan tersebut,” kata Vivid.

Terkait ancaman yang dilontarkan AP Hasanuddin dalam komentarnya tersebut, Vivid mengatakan tersangka tidak ada indikasi untuk mewujudkan kata-katanya tersebut dalam sebuah tindakan.

Baca Juga: Bergidik! Saksi Mata Beberkan Detik-detik AKBP Buddy Towoliu Tewas Mengenaskan, Duh… Jadi Benar Dihabisi Kartel Narkoba Nih?

Baca Juga: Peneliti BRIN Andi Pangerang Resmi Jadi Bang Napi, Pernyataan Muhammadiyah Nggak Main-main, Siap-siap Aja Membusuk di Penjara!

"Karena yang bersangkutan latar belakangnya adalah ilmuan, cuma beliau mungkin capek, lelah karena berdebat panjang akhirnya muncul emosi muncul kata-kata yang tidak pantas yang tidak seharusnya diucapkan oleh seseorang yang memiliki latar belakang keilmuan cukup bagus,” kata Vivid.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover