Mencengangkan! Polisi Beberkan Isi Surat Pelaku Penembakan Kantor MUI, Mulai dari Niat Jahat hingga Tidak Diakui Wakil Nabi Muhammad

Mencengangkan! Polisi Beberkan Isi Surat Pelaku Penembakan Kantor MUI, Mulai dari Niat Jahat hingga Tidak Diakui Wakil Nabi Muhammad Kredit Foto: Istimewa

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengungkapkan pelaku penyerangan Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mustopa NR (50) telah lama merencanakan aksinya itu sejak 2018. 

Motif penyerangan tersebut dilakukan lantaran tak mendapat pengakuan sebagai wakil Nabi Muhammad SAW.

Hal itu terungkap dari barang bukti yang berupa dokumen surat.

“Niat jahat daripada tersangka yang dimulai dari tahun 2018 dari surat itu yang mana menyatakan yang bersangkutan apabila tidak diakui maka akan lakukan tindakan kekerasan terhadap pejabat-pejabat negeri dan juga MUI dengan mencari senjata api,” tutur Hengki di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023). 

Hengki menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan awal diketahui motif daripada Mustopa melalukan penyerangan karena tak diakui sebagai wakil Nabi Muhammad SAW oleh MUI. Temuan tersebut, kata Hengki, juga merujuk pada barang bukti surat.

“Dari alat bukti yang ada tulisan-tulisan yang pertama motif sementara bahwa yang bersangkutan ini ingin mendapat pengakuan sebagai wakil nabi. Dalam surat tersebut salah satunya tertulis, ‘yang berdasarkan hadits di akhir zaman ada 73 golongan dalam Islam dan hanya satu golongan yang diakui dan itu adalah saya sebagai wakil Tuhan’,” ucapnya.

Baca Juga: Polisi Dalami Dugaan Sekte Sesat yang Dianut Pelaku Penembakan Kantor MUI

Walau begitu, Hengki telah meyakini bahwa Mustopa tak terafiliasi dengan jaringan atau kelompok terorisme. Kepastian ini disampaikan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

“Kami sudah koordinasi dengan Detasemen khusus 88 hasil penyelidikan Densus bahwa tersangka ini tidak termasuk jaringan terror. Bukan merupakan wujud dan terror lone wolf dan juga tidak terkooptasi dengan ideologi agama yang ekstrem,” katanya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover