PKB-Golkar Ketemu, Siap Jadi Koalisi Inti Dalam Koalisi Besar!

PKB-Golkar Ketemu, Siap Jadi Koalisi Inti Dalam Koalisi Besar! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menggelar kembali pertemuan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.  Sebelumnya mereka sempat menggelar pertemuan di area Gelora Bung Karno (GBK) dengan tema olahraga bersama.

Airlangga mengingatkan, pertemuan dengan Cak Imin kali ini membahas koalisi inti dalam koalisi besar yang terdiri dari sejumlah partai politik pendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Koalisi besar itu memang sudah lama diwacanakan, namun belum terealisasi sampai saat ini. 

Baca Juga: Ngaku Wakil Nabi Tapi Duluan Dijemput Malaikat Maut, Polisi Dipaksa Putar Otak Ungkap Motif Mustopa Tembak Kantor MUI

"Kita sudah bicara panjang lebar, dalam dan masing-masing punya koalisi. Golkar dengan KIB dan PKB dengan KKIR. Namun dalam pembahasan selanjutnya kita bicara koalisi besar, koalisi besar butuh koalisi inti, duduk bersama, koalisi inti ini Golkar dan PKB," katanya saat konferensi pers di Jakarta pada Rabu (03/05/2023). 

Ia juga mengungkapkan bahwa Golkar dan PKB sudah menyiapkan tim pemenangan untuk koalisi inti. Yang ditunjuk adalah Nusrom Wahid dan Faisol Reza. 

"Bahkan kita sudah menunjuk tim pemenangan, dari Golkar pak Nusron Wahid, dan PKB dari pak Faisol Reza. Para Ketua Tim   akan suduk meneruskan langkah teknis," tuturnya.

Baca Juga: Kantor MUI Ditembak Mustopa NR, PKS Blak-blakan Soal Dalang Penyerangan, Nggak Main-main, Sampai Bawa-bawa Pemilu 2024: Umat Islam Harus…

Baca Juga: Kantor MUI Ditembak Mustopa, Pendeta Saifuddin Langsung Koar-koar: Wajar, Karena Mereka Pakai Uang Sertifikasi Halal untuk Kejahatan!

Airlangga juga menyebut bahwa Presiden Jokowi sendiri sudah dengan tegas mengatakan masa depan Indonesia ditentukan dalam 13 tahun ke depan. Apakah akan menjadi negara maju atau dengan negara dengan pendapatan menengah. 

 "Dan hari ini direspon dengan pertemuan Golkar dan PKB, bahwa kita siap jadi inti dalam menjaga pembangunan ke depan dan melakukan komunikasi politik untuk program kedepan agar Indonesia tidak jatuh pada negara berpendapatan menengah," tukasnya.

Terkait

Terkini