Sejumlah ruas jalan di kawasan Lampung kembali mengalami kerusakan parah setelah diguyur hujan deras, padahal jalanan tersebut baru diperbaiki sehari sebelumnya. Perbaikan jalan itu dikebut Pemda Lampung dalam semalam setelah Presiden Joko Widodo mau melakukan kunjungan kesana. Kunjungan itu diagendakan akan dilakukan pada hari ini Jumat (5/5/2023).
Terkait hal itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengaku pihaknya mengebut perbaikan jalan itu bukan karena kalang kabut dengar Jokowi mau datang. Perbaikan itu sudah direncanakan jauh-jauh hari, namun pengerjaannya memang sengaja dikebut dalam semalam karena ruas jalan yang rusak adalah jalur-jalur utama yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Politisi Golkar itu berkelit jika dikebutnya perbaikan jalan itu sama sekali tidak ada hubungan dengan kunjungan Jokowi.
"Tidak ada hubungannya karena presiden mau datang kemudian jalannya dibuat bagus," kata Arinal Djunaidi Jumat (5/5/2023).
Arinal mengatakan, anggaran perbaikan jalan itu sebetulnya telah disusun di tahun anggaran 2021/2022 namun rencana itu mandek karena anggarannya terpaksa dialihkan untuk penanganan Covid-19. Perbaikan jalan itu kata dia baru dimulai sekarang setelah penyakit menular itu mulai melandai.
Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Provinsi Lampung memperbaiki jalan sepanjang 7 kilometer dengan anggaran Rp744 miliar untuk pembangunan jalan dan Rp300 miliar untuk pembangunan 14 jalan prioritas.
"Tahun 2022 saya menyusun agar 2023 itu semua 14 ruas jalan yang sangat prinsip, itu agar dibangun di tahun 2023," sambung Arinal Djunaidi.