Dalam pemeriksaan Rosmala Dewi, Pratomo Widodo mengatakan pihaknya juga menggali informasi lain yakni keterkaitan Mustopa NR dengan kelompok teroris. Namun hal itu langsung dibantah dengan tegas oleh Rosmala Dewi. Dimana dia mengaku selama hidup bersama Mustopa mereka tidak pernah menerima tamu dari luar yang dicurigai sebagai anggota kelompok teroris.
“Tidak pernah ada tamu dari luar. Dalam keseharian, Mustopa NR bekerja sebagai petani kakao, juga menjual minyak eceran,” tutur Pratomo Widodo.
Sekedar informasi, setelah penyerangan kantor MUI pada Selasa (2/5/2023) Mustopa dinyatakan meninggal dunia. Dia tewas bukan karena diserang balik, atau ditembak polisi, walau meninggal di lokasi kejadian namun yang bersangkutan diduga overdosis obat, sebab di lokasi ditemukan sejumlah obat asma dosis tinggi.