Soal Koalisi Besar, Surya Paloh: Patut Kita Renungkan, Dalam Pilpres Rakyat Melihat Sosok Bukan Partai...

Soal Koalisi Besar, Surya Paloh: Patut Kita Renungkan, Dalam Pilpres Rakyat Melihat Sosok Bukan Partai... Kredit Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menanggapi adanya wacana pembentukan Koalisi Besar yang berisikan partai politik di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Patut kita renungkan dan kita pahami bersama, pilpres itu pemilihan secara langsung. Rakyat dia akan menempatkan posisinya melihat sosok, candidate, bukan portofolio partai-partai," ujar Surya di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (5/5/2023).

Baca Juga: Paham Tak Diundang Jokowi, Surya Paloh: Mungkin Pak Jokowi tak Menganggap Nasdem Lagi...

Namun, ia menilai bahwa koalisi banyak partai politik itu akan memiliki modal suara yang sangat besar. Jika sosok yang diusung menang, mereka akan mendominasi di DPR.

"Koalisi besar kan itu dalam arti kata kalau dilihat dari portofolio daripada gabungan komposisi partai-partai yang ada, yang memiliki jumlah suara kursi yang relatif cukup mendominasi di dewan kita sekarang ini," ujarnya.

Baca Juga: Duh... Pamer Jalanan Rusak Parah di Lampung, Erick Thohir: Emang Itu Tujuannya ke Sini

Koalisi Besar sendiri diidentikan dengan enam ketua umum partai politik yang diundang Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Ia sendiri menghargai tak diundangnya Partai Nasdem oleh Jokowi.

"Saya bisa pahami itu (tak diundang ke Istana). Pasti Pak Jokowi menempatkan positioning beliau barangkali sebagai pemimpin koalisi partai-partai pemerintahan ya, dan beliau tidak menganggap lagi Nasdem ini di dalam koalisi pemerintahan untuk sementara," katanya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini