Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menyoroti pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Jumat (5/5).
Pasalnya dalam pertemuan itu, Luhut disebut mengusulkan nama bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi bakal capres yang diusung Surya Paloh, Anies Baswedan. Kemudian muncul spekulasi bahwa Luhut mengusulkan nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai cawapres.
Baca Juga: Sengaja Tak Undang Surya Paloh di Pertemuan Enam Ketum Parpol, Jokowi Blak-blakan Ngomong Begini!
"Akan seru jika Luhut benar usulkan Ahok sebagai cawapres Anies," kata Iwan dalam cuitan akun Twitter pribadinya dikutip Populis.id, Sabtu (6/5).
Ia menilai, jika benar kedua mantan Gubernur DKI Jakarta itu dipersatukan, Anies dan Ahok bisa menyatukan konglomerat dan pengembang.
“Anies-Ahok akan membuat Taipan-Taipan pengembang dan pemilik modal bersatu,” imbuhnya.
Iwan mengungkap bahwa hal serupa juga pernah disampaikan Ahok. Soal Jokowi yang bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia karena peran pengembang.
Baca Juga: Luhut Sodorkan Nama Cawapres Anies, Demokrat: Kok Ikut-ikut di Koalisi yang Tak Disukai Jokowi?
“Ahok pun pernah sampaikan, Pak @jokowi bisa jadi presiden karena dukungan pengembang,” ucapnya.
“Anies-Ahok. Iya gak sih?” sambung Iwan.
Akan seru jika Luhut benar usulkan Ahok sebagai cawapres Anies.
— Bos Sumule (@KetumProDEMnew) May 5, 2023
Anies-Ahok akan membuat Taipan-Taipan pengembang dan pemilik modal bersatu.
Ahok pun pernah sampaikan, Pak @jokowi bisa jadi presiden karena dukungan pengembang.
Anies-Ahok. Iya gak sih?https://t.co/xo1V3iVQfb