Langkah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkritisi bantuan subsidi untuk mobil listrik mendapat sorotan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Meski tak menyebut nama, Luhut meminta pihak yang mengkritik terkait subsidi listrik untuk menghadapnya langsung kepadanya.
Pengamat politik dari BRIN, Siti Zuhro menilai kritik Anies Baswedan terhadap subsidi mobil listrik harus dimakani sebagai suatu hal yang positif. Lantaran hal tersebut bagian dari kompetisi dan kontestasi calon dalam Pilpres.
Kedua, menurutnya, kritik tersebut sebagai koreksi atas kebijakan pemerintahan yang ada.
“Jadi wajar untuk mencalonkan diri masing-masing calon itu menunjukkan kehebatan dan kekritisannya, karena sedang menawarkan kepada publik untuk dipilih. Apalagi koalisi yang dibawa Anies ini menawarkan itu keadilan,” katanya.
Ia juga memandang agar pihak yang dikritik untuk menangapinnya dalam koridor demokrasi. Kritik tersebut merupakan masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki ini.
“Luhut itu yang punya otoritas, jadi bahan evaluasi,” katanya.
Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan meminta siapa saja yang mengkritisi kebijakan pemerintah atas subsidi pembelian mobil listrik, agar langsung mendatangi dirinya.
Seperti yang diketahui, Anies Baswedan sempat mengkritik kebijakan tersebut.
Baca Juga: Disinggung Sandi Jadi Cawapres Anies, Demokrat Nyeletuk: Bukan Mau Mengulang Kekalahan!
“Siapa yang berkomentar, suruh dia datangi saya langsung, biar saya jelaskan bahwa tidak benar omongannya,” kata Luhut di Jakarta, Selasa (9/5/2023).