Dulu Jadi Gubernur Beri Subsidi Kendaraan Listrik, Eh Pas Jadi Bacapres Anies Malah Kritik: Mungkin Karena Pendukungnnya Gampang Dibohongi..

Dulu Jadi Gubernur Beri Subsidi Kendaraan Listrik, Eh Pas Jadi Bacapres Anies Malah Kritik: Mungkin Karena Pendukungnnya Gampang Dibohongi.. Kredit Foto: Instagram/@aniesbaswedan

Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi, memberikan sindiran menohok kepada bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, yang melayangkan kritikan terkait program subsidi kendaraan listrik oleh pemerintah.

Menurut Eko Kuntadhi, kritikan Anies tersebut berbanding terbalik dengan tindakannya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, ia disebut juga melakukan hal yang sama saat masih memangku jabatan tersebut.

Baca Juga: Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres, Tapi Syaratnya Harus Sosok Ini Jadi Cawapres

Kala itu, Anies sendiri memberikan insentif kepada pengguna kendaraan bermotor berbahan bakar listrik, seperti insentif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dikenakan 0 persen, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) didiskon maksimal 50 persen, serta bebas ganjil-genap.

“Saat Gubernur, Anies memberikan subsidi buat kendaraan listrik. Ketika jadi Bacapres, dia mengkritik subsidi tersebut,” ujarnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @ekokuntadhi1 yang diunggah pada Kamis (11/5/2023).

Eko kemudian menyebut bahwa hanya Anies yang bisa berbicara sekaligus menganulir tindakannya sendiri. Ia juga menyinggung para pendukungnya yang dinilai mudah dibohongi.

Ia mengatakan, “Hanya Anies yg bisa ngomong menganulir tindakannya sendiri. Mungkin krna pendukungnya gampang dibohongi. Dia bebas ngomong apa saja.”

Baca Juga: Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres, Tapi Syaratnya Harus Sosok Ini Jadi Cawapres

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Anies menyebut bahwa subsidi mobil listrik bukanlah solusi untuk menghadapi masalah lingkungan hidup, apalagi polusi udara.

Tak hanya itu, subsidi atau insentif kendaraan listrik menurut Anies juga bukan solusi untuk meningkatkan penjualan. Ia menyebut bahwa insentif itu justru tidak tepat sasaran.

“Solusi menghadapi masalah lingkungan hidup apalagi soal polusi udara bukan terletak di dalam subsidi untuk mobil listrik yang pemilik-pemilik mobil listriknya adalah mereka-mereka yang tidak membutuhkan subsidi,” pungkasnya dalam acara deklarasi relawan Amanat Indonesia (ANIES) di GBK Senayan, Jakarta, pada Minggu (7/5/2023) lalu.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover