Duh, Kasus Penembakan Habib Bahar Terancam Dihentikan, Kalau Tidak Ada...

Duh, Kasus Penembakan Habib Bahar Terancam Dihentikan, Kalau Tidak Ada... Kredit Foto: YouTube/Muhibbin sumaith

Sampai saat ini kasus penembakan Bahar Bin Smith belum ada titik terang. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, termasuk dokter forensik yang mengambil hasi visum Bahar Smith. 

Dosen Hukum Pidana Universitas Bandar Lampung, Zainuddin Hasan, menilai kasus Bahar Smith bisa dihentikan jika dua alat bukti yang menjadi standar minimal hukum pidana tidak terpenuhi.

"Kalau tidak ada dua alat bukti, ya, hentikan kasusnya," ujarnya dilansir dari Republika pada Selasa (23/5/2023).

Baca Juga: Ramai Relawan Gibran Dukung Prabowo, Ucapan Pengkhianat PDIP Akan Dilaknat Berdengung, Ferdinand ke FX Rudy: Tak Perlu Marah...

Menurut Zainuddin ada lima alat bukti dalam hukum pidana, di antaranya keterangan saksi langsung, surat dokumen (visum atau hasil lab), petunjuk (seperti proyektil/alat bukti), keterangan tersangka, dan keterangan ahli.

"Jadi, penyidik harus cari bukti-bukti ini," ujarnya. 

Baca Juga: Dipanggil Hadap DPR, Benarkah Irjen Fadil Imran Jadi Dalang Penembakan Habib Bahar?

Ia juga mendorong agar kasus ini dibuka secara transparan agar publik bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. "Buka hasil visumnya ke publik," katanya.  .  

Polres Bogor terus melakukan upaya melengkapi alat bukti dalam laporan penembakan ini. Sebelumnya disebutkan barang bukti yang diperiksa dalam kasus ini ialah pakaian dan serban yang dikenakan Habib Bahar saat kejadian.

“Mohon bersabar ya, guna hasil yang scientific. Kami terus melakukan upaya atas kelengkapan alat bukti,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, Senin (22/5/2023).

Baca Juga: Penembakan Habib Bahar Berkaitan dengan Kasus KM 50, PA 212: Diduga Untuk Menghentikan Pembantaian Biadab…

Ia menyebutkan, sejauh ini ada 18 orang saksi yang dimintai keterangan atas laporan penembakan Habib Bahar. Kendati demikian, ia tidak menyebut secara rinci siapa saja yang diperiksa oleh kepolisian.

“Saksi sudah kami mintai keterangan 18 orang,” ungkapnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover