Pegiat Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengklaim PDI Perjuangan adalah salah satu partai politik selain memainkan politik identitas di setiap gelaran pemilihan umum.
Pernyataan itu dilontarkan putra Papua ini untuk menanggapi pernyataan Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang baru-baru ini menyindir bakal calon presiden usungan Koalisi Perubahan Anies Baswedan. Dimana Hasto menyinggung soal politik identitas yang sempat memecah belah masyarakat pada Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.
Menurut Natalius Pigai, bukti nyata PDI Perjuangan memainkan politik identitas adalah selalu mengusung calon presiden dari Pulau Jawa. Sepanjang sejarah, kata Natalius Pigai, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tak pernah menggaet calon presiden di luar Pulau Jawa.
“Kalau Hasto bilang Anies Politik Identitas karena Agama Islam, maka, saya mau bertanya dan menguji kecerdasan Hasto dan orang PDIP. PDIP selalu mendukung Capres dari Pulau Jawa khususnya Jawa Tengah, apakah itu bukan politik Identitas? Silahkan Jawab!," kata Natalius Pigai dalam sebuah cuitan di akun twitternya dilansir Selasa (23/5/2023).
Sebagaimana diketahui, Hasto PDI menyindir keras Anies Baswedan setelah eks Gubernur DKI Jakarta itu diduga menyindir Capres usungan PDIP Ganjar Pranowo, dimana Anies menyebut dirinya tak suka lari pagi sembari mengajak masyarakat berswa foto untuk bahan pencitraan di sosial media.
Hasto mengatakan, seluruh kader PDI memang didik untuk selalu merakyat, bukan dilatih untuk melakukan politik identitas demi mencapai kemenangan.
"Sehingga kritik tentu hal-hal yang bebas disampaikan dalam sistem demokrasi kita tetapi kultur kepemimpinan yang dibangun PDIP adalah kulktur kepemimpinan yang berakar ke bawah bukan berakar ke elite apalagi berakar pada politik identitas itu bukan PDIP," tutur Hasto.
Baca Juga: Ngaku-ngaku Dirinya Habib, Borok Bahar Smith Kena Dibongkar Guru Gembul: Dia Pakai Hadits Palsu!
Kemudian, Hasto juga menegaskan bahwa dalam berpolitik itu harus mengenal seluruh masyarakat Indonesia dari kulturnya dan sendi kehidupannya. Sehingga pemimpin dari PDIP menurutnya mengakar ke bawah.
"Ciri dari PDIP adalah pemimpin itu mengakar ke bawah dengan prestasi dengan kinerja yang baik," tandasnya.