Pegiat hak asasi manusia Natalius Pigai pasang badan membela bakal cal0n presiden usungan Koalisi Perubahan Anies Baswedan yang dikritik Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Dimana kritikan Moeldoko itu untuk merespons kritik Anies Baswedan terhadap pemerintahan Jokowi yang dinilai hanya fokus membangun jalan berbayar yang hanya bisa dipakai orang-orang berduit, Pemerintahan Jokowi dinilai abai terhadap pembangunan jalan non tol yang dipakai masyarakat kecil
Menurut Natalius Pigai, omongan Anies Baswedan adalah fakta yang terjadi saat ini, jadi Moeldoko tak seharusnya kebakaran jenggot.
“Anies Benar,” kata eks Komisioner Komnas HAM ini di akun twitternya dilansir Populis.id Kamis (25/5/2023)
Natalius Pigai membantah habis-habisan pernyataan Moeldoko yang menyebut saat ini jalan tol juga sudah dimanfaatkan masyarakat kecil, dimana dia mengklaim masyarakat kelas menengah ke bawah bahagian dengan adanya akses jalan tol.
Menurut Natalius Pigai, masyarakat kecil bakal berpikir dua kali untuk memakai jalan tol sebab tiket masuk jalan bebas hambatan itu sampai sekarang masih dipatok harga selangit.
“Saya sering ke Kediri keluar di pintu tol Masjid H Moeldoko yang punya bapak. Dari Jakarta bayar tol PP 700.000 x 2 = 1,4 juta ditambah bensin PP 1 juta x 2 =2 juta. Kita habiskan 3,4 juta,” sambungnya.
Menurutnya, pembangunan yang selama ini digencarkan di era jokowi tak menikirkan masyarakat miskin. Apalagi dalm bangun tol.
“@jokowi bangun tol tanpa perasaan pada orang miskin,” pungkasnya.